33 C
Semarang
Rabu, 30 September 2020

Petani Kesulitan Tebus Pupuk Bersubsidi

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Belum terdistribusinya Kartu Tani membuat para petani di Kabupaten Semarang kesulitan menebus pupuk bersubsidi.

Anggota DPRD Kabupaten Semarang, Said Riswanto mengungkapkan hingga Februari 2018 ini distribusi Kartu Tani masih belum juga rampung.

“Saya banyak mendapatkan laporan terkait itu,” ujar Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/2).

Laporan tersebut datang dari para petani di Kecamatan Bancak. Seperti diketahui, Kecamatan Bancak merupakan salahsatu wilayah lumbung padi di Kabupaten Semarang. “Dua pekan setelah tanam padi, petani tentu butuh pupuk urea,” katanya.

Dijelaskan Said, fakta di lapangan menunjukkan jika petani di Kecamatan Bancak banyak yang merasa kesulitan dalam menebus pupuk bersubsidi karena belum memiliki Kartu Tani.

“Stok pupuknya tersedia tetapi mereka kesulitan menebusnya karena belum dapat Kartu Tani,” katanya. Laporan tersebut datangnya dari para petani di Dusun Krajan, Desa Bancak, Kecamatan Bancak.

Sedikitnya ada 110 petani yang belum memiliki Kartu Tani. Sehingga mereka kesulitan untuk menebus pupuk bersubsidi. Di dusun tersebut sudah ada 10 petani yang sudah menerima Kartu Tani.

Meski begitu, bagi petani yang sudah memliki Kartu Tani, tidak serta merta bisa langsung menebus pupuk bersubsidi. Pasalnya ketersediaan uang petani untuk menabung di bank yang telah ditunjuk tidak mencukupi.

Bupati Semarang, Mundjirin, mengatakan, belum semua petani menerima Kartu Tani. Hal tersebut merupakan imbas dari belum dibagikannya kartu yang dimaksud oleh perbankan.

“Setelah kita cek, dari perbankan yang agak lambat. Kita akan menghubungi, karena itu yang membagikan BRI. Kita sebatas mendampingi saja,” kata Mundjirin.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Semarang sudah menyiapkan tim pendamping petani melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang. “Kita akan kontak lagi, untuk mengetahui kapan bank bakal menyampaikan itu. ini memang hambatan kita, karena waktu pemupukan tidak bisa dilakukan sembarangan,” katanya. (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...