33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

Menggali Potensi Daerah dengan Outing Class

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

RADARSEMARANG.COM – PADA Tahun 2016, penulis mengikuti program Kemitraan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud. Kemitraan mengandung makna kesejajaran dimana guru yang berpotensi untuk berkembang   bekerja sama/bermitra  dengan guru yang telah kompeten dan profesional. Program ini merupakan Program Kerjasama Guru Dikmen untuk mentransformasi budaya mutu dari guru yang dinilai berhasil kepada guru yang belum berhasil mutu layanan pembelajarannya. Melalui kemitraan, guru mitra (guru yang sudah kompeten dan terbiasa melakukan pembelajaran abad 21) bermitra dan mentransmisi pengalaman terbaiknya kepada guru imbasnya (guru yang belum terbiasa memberi layanan abad 21 ).

Kesenjangan mutu pendidikan antar daerah dan satuan pendidikan masih belum dapat diatasi secara tuntas karena berbagai faktor seperti kendala geografis, perbedaan sumber daya manusia di satuan pendidikan, dan keterbatasan akses informasi untuk meningkatkan mutu layanan pembelajaran dikelasnya. Diharapkan guru mitra mampu membantu rekan guru imbas untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran on the spot di kelasnya. Penulis sendiri mendapat tugas untuk bermitra dengan rekan-rekan guru di provinsi Sulawesi Barat. Rekan guru imbas penulis dari mata pelajaran bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan matematika. Selama dua tahun (sejak Juli 2016)  penulis mendalami seluk beluk kegiatan mengajar guru imbas di Provinsi Sulawesi Barat. Dari pendampingan tersebut penulis menyadari bahwa masalah dasar bagi rekan guru imbas adalah pemenuhan bahan ajar yang berkualitas bagi siswa.

Penulis kemudian menggali informasi dari rekan imbas mengenai kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam memenuhi bahan ajar yang variatif dan berkualitas. Untuk mencari materi procedure genre, descriptive genre, atau yang lainnya guru merasa teks-teks yang ada kurang tepat. Misal, untuk Procedure. Teks yang tersedia adalah semacam: How to make Carbonarra Spaghetti, atau How to Fasten Seatbelt. Nah teks ini untuk siswa di pedalaman kurang cocok. Anak-anak tidak pernah naik pesawat dan jarang bepergian dengan mobil. Jadi untuk teks How to Fasten Seatbealt secara terjemahan mereka mengerti akan tetapi secara kontekstualnya mereka tidak mengerti karena mereka tidak memiliki budaya “Memasang Sabuk Pengaman”. Akibatnya siswa tidak mampu menjawab soal pemahaman bacaan. Siswa mengerti teksnya tetapi mereka tidak bisa menjawab soal pemahaman bacaan.  Pada sisi lain , guru bahasa Indonesia juga mengeluhkan hal yang sama; bagaimana menemukan teks yang tepat sesuai kompetensi yang dituntut. Guru imbas mengeluhkan kurangnya sumber bacaan pada pelajaran bahasa Indonesia.

Guru menyebutkan tidak ada buku paket sehingga tidak memungkinkan tugas untuk siswa membaca. Ketika mengajarkan pantun guru ini hanya mepunyai teks milik guru sejak lama. Menjadi masalah ketika guru hanya punya teks lama. Dia juga tidak bisa memberi tugas yang tepat karena ketiadaan teks. Nah dengan melihat kendala tersebut , maka perlu bagi guru untuk menyesuaikan teks dengan bekal ajar siswa. Bagi siswa materi yang sesuai bekal ajar mereka akan memudahkan dalam pemahaman konsep.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

Pindah ke Pandanaran II

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pedagang kaki lima (PKL) Taman KB akan segera dipindah ke Jalan Pandanaran II Semarang. Dinas Perdagangan Kota Semarang akan membuat shelter di...

Raja Amerika: Sambal Oelek Sriracha

Oleh: Dahlan Iskan Apa pun nama restorannya sausnya pasti ini: Sriracha. Di kota mana pun. Di Amerika ini. Saya memang suka pilih Vietnam food. Terutama...

Mayat Perempuan Tanpa Busana di Sungai

SEMARANG - Sesosok mayat perempuan tanpa busana ditemukan warga di aliran Kaligarang, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik. Belum diketahui motifnya. Diduga mayat tanpa identitas...

Awak Media Jajal Toyota All New Rush

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Para awak media cetak maupun elektronik mendapat kesempatan sebagai penjajal pertama produk terbaru Toyota, All New Rush, dalam gelaran Journalist Test...

Dirugikan PLN, Dapat Kompensasi

SEMARANG – Masyarakat dan kalangan industri bakal mendapatkan sejumlah kompensasi jika ada gangguan dalam pelayanan listrik yang diberikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kompensasi...

Libur, Bapenda Tetap Buka Layanan Pajak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Memasuki cuti Lebaran, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, tetap memberi pelayanan terhadap wajib pajak (WP) yang akan melakukan pembayaran, pada...