Waspada Kanker pada Anak

  • Bagikan
TETAP SEMANGAT : Seorang anak penderita kanker tampak antusias mewarnai objek dalam acara workshop peringatan Hari Kanker Anak Sedunia, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TETAP SEMANGAT : Seorang anak penderita kanker tampak antusias mewarnai objek dalam acara workshop peringatan Hari Kanker Anak Sedunia, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Gejala kanker yang mudah dikenali diantaranya berat badan turun tanpa sebab, nyeri tulang, wajah pucat, lemah, letih dan lesu. Tujuan umum diadakannya workshop adalah tentang bagaimana cara masyarakat dan khalayak luas bisa melakukan deteksi sedini mungkin.

Sementara itu, Joko Santoso salah satu orang tua yang anaknya mengidap kanker menjelaskan jika kanker darah yang diderita putranya hampir sama dengan demam pada umumnya. “Awalnya demam, panas tinggi dan tulangnya sering linu, terus berat badannya turun sampai akhirnya diketahui mengidap leukimia,” ucapnya.

Agar bisa sembuh, ia pun selalu mengantarkan anakknya melalukan kemoterapi di RSUP dr  Kariadi. Kanker yang diderita putranya tersebut bisa dibilang masih stadium awal sehingga mudah disembuhkan. “Semua pengobatan dicover BPJS, kalau tidak sangat mahal sekali kemoterapi sampai Rp 4 juta,” jelasnya.

Selain workshop, acara kemarin juga diisi dengan lomba mewarnai yang diikuti puluhan anak penderita kanker. Walaupun sedang menjalani pengobatan, anak-anak ini tampak antusias dan serius mewarnai sebuah gambar yang telah disediakan oleh panitia acara. (den/ric)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *