33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Tersangka Klitih Reka Ulang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SLEMAN – Dua tersangka kejahatan kemarin menjalani reka ulang. Keduanya berinisial AS, 20, warga Pringgokusuman, Gedongtengen; dan ARS, 20, warga Suryowijayan, Gedongkiwo, Mantrijeron. Rekonstruksi digelar di tempat kejadian perkara di Jalan Sembuh Kidul, Sidomulyo, Godean Sleman.

Sedikitnya, 100 personel Polres Sleman dan Polsek Godean diterjunkan ke lokasi untuk mengawal jalannya rekonstruksi. Kegiatan tersebut untuk melengkapi berkas penyidikan kedua tersangka. “Total ada 19 adegan yang kita rekam,” ujar Kapolsek Godean, Kompol Herry Suryanto.

Adegan pertama, kedua tersangka mendatangi lokasi pengambilan batu di depan Bakpia 750 Gamping, tepatnya di depan pasar buah. Setelah mengambil batu, keduanya melanjutkan perjalanan, menggunakan Scopy biru putih nopol AB 3171 XN hingga Pertigaan Pedes. Setelah itu, berbelok ke utara, melewati Polsek Sedayu.

Korban diketahui bernama Taufik Nur Hidayat, 39, warga Sidoarum, Godean, mengendarai Camry nopol H 7716 JC. Aksi pelemparan batu terjadi Kamis 4 Januari 2018 malam, menyebabkan korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Di tempat terpisah, jajaran Unit Reskrim Polsek Mlati berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda anggta geng klitih. Penganiayaan terjadi di Jalan Ringroad Utara, depan kampus UTY, Sinduadi, Kecamatan Mlati, pada Rabu (31/1/2018).

Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu menjelaskan aksi penganiayaan menimpa korban bernama Indra Prayitno, 24, warga Jambon Tempelsari RT 3/6, Cacaban, Magelang Kejadian bermula saat korban sedang mengendarai motor melintas di tempat kejadian perkara. Saat itu, korban berpapasan dengan 8 pelaku yang berboncengan dengan motor, kemudian berbalik arah mengikuti korban. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Satu Minggu, Baca Satu Buku

RADARSEMARANG.COM - DI TENGAH kesibukannya yang begitu padat, Ferry Firmawan tak pernah melupakan hobi membacanya. Bagi Ferry, membaca merupakan pintu membuka dunia dan bisa...

Kisah Aipda Joko Trisno Mengasuh Dua Anak Korban KDRT

SEBAGAI penyidik di Polrestabes Surabaya, Aipda Joko Trisno punya tanggung jawab ganda. Dia tidak hanya harus menuntaskan perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tetapi...

Daging Glonggongan Beredar

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Petugas Satpol PP Kota Salatiga menyita sedikitnya 10 kg daging sapi glonggongan dari pedagang daging di Pasar Raya I, Salatiga, Senin...

Prospektif, Usaha Difabel Siap Dikembangkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sejumlah difabel di Semarang sudah memiliki usaha. Mulai dari kerajinan tangan, lukisan, catering, hingga usaha pakaian. Usaha para difabel ini, sudah siap untuk...

Ijazah Siswa Difabel Ditahan 5 Tahun

SEMARANG - Penyandang disabilitas, Ahmad Zulfikar Fauzi, siswa MTs Al-Wathoniyyah Tlogosari, Semarang kini bisa bernapas lega. Pasalnya, selama 5 tahun sejak lulus 2012 silam,...

Sajikan Kuliner Sehat hingga Sharing Berbagai Tips

Gaya hidup sehat sudah menjadi bagian dari masyarakat. Pasar Sehat pun hadir guna memfasilitasi para pelaku usaha terkait bidang tersebut maupun masyarakat yang membutuhkan...