33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Dalihnya Kembali ke Alam, Tanpa Elektronik dan Kimia

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – AKTIVITAS di dalam rumah di daerah Palebon RT 1 RW 11 Kecamatan Pedurungan yang digerebeg tim gabungan yakni, tim Lidpam Pomal Lantamal V Surabaya dan tim Sabhara Polrestabes Semarang, banyak kejanggalan. Pasalnya penghuni kedua rumah tersebut, mencapai 43 orang. Sedangkan anak-anak dilarang sekolah.

Berdasarkan penelusuran Jawa Pos Radar Semarang, rumah bernomor 5 dan 7 tersebut merupakan milik Rondiono alias Andi, 63, yang ditempati istri dan pengikutnya. Sebelum digerebeg, dahulunya rumah tersebut merupakan sebuah bengkel mobil.

“Dulunya itu bengkel mobil, kemudian dialihfungsikan menjadi rumah. Tapi kok sekarang digunakan seperti itu. Sebenarnya warga sudah curiga, karena terkesan tertutup. Apalagi kalau malam hari, lampunya mati,” kata warga sekitar, Suhartini saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (15/2) kemarin.

Diakuinya, pemilik rumah tersebut tergolong orang sukses dalam membuka usaha bengkelnya. Bahkan, Andi memiliki seorang guru spiritual, namun sudah meninggal semenjak 1,5 tahun silam.

“Dulu punya guru, dipanggilnya eyang. Kalau gurunya dulu baik. Tapi setelah meninggal dunia, sekarang dia (Andi, Red) kok berubah. Segala yang dia punya dijual. Gak tahu untuk apa,” katanya.

Selain itu, kejanggalan yang dirasakan warga sekitar adalah rumah yang selalu tertutup rapat dan tidak ada interaksi dengan warga di luar bangunan rumah Andi. “Kadang pas ada yang bertemu salah satu wanita pengikut Andi, langsung ditegur. Tapi malah dijawab, di dalam kan tidak ngapa-ngapain. Mereka kelihatannya juga tidak pernah pergi ke masjid, padahal depannya ada masjid,” katanya sambil menirukan ucapan wanita salah satu penghuni rumah tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ada Luka Pukul di Hati

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku serta hasil visum, Polres Wonosobo akhirnya memastikan penyebab tewasnya seorang pelajar MTs di Wadaslintang....

Jokowi Buka Muktamar XII Jatman

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Belasan ribu jamaah Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh dari seluruh pelosok Tanah Air Senin (15/01) kemarin menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Alun-alun...

19 M Untuk Rehab 1.708 RTLH

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemkab Pekalongan telah mengalokasikan Rp 19 miliar untuk rehabilitasi 1.708 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pekalongan. Masing-masing unit rumah...

BRT Harus Utamakan Pelajar

PELAJAR menjadi prioritas saat menggunakan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang, utamanya saat jam masuk sekolah. Para sopir pun diimbau untuk mengutamakan mengangkut pelajar...

Cooperative Script Tingkatkan Menulis Teks Deskripsi

RADARSEMARANG.COM - MENULIS menggunakan bahasa Jawa sangat menyiksa bagi siswa. Menyiksa pula bagi guru bahasa Jawa karena harus berpikir bagaimana bisa mengantarkan siswanya untuk...

Ratusan Massa “Kepung” Polresta

MAGELANG - Ratusan massa yang diduga salah satu suporter sepakbola, mengepung markas komando (mako) Polres Magelang Kota, Rabu (8/11) pagi kemarin. Ratusan massa tersebut,...