32 C
Semarang
Kamis, 24 Juni 2021

Vaksinasi Sejak Dini Cegah Difteri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penyakit difteri telah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Indonesia, termasuk Jawa Tengah. Karena saking tingginya angka pengidap penyakit tersebut membuat SMC RS Telogorejo mengambil langkah untuk melakukan sosialisasi bahaya penyakit difteri dengan menggelar talkshow, yang mengangkat tema jauhkan penyakit difteri dengan vaksinasi, di Hotel Grand Edge Kamis (15/2) kemarin.

Hadir sebagai narasumber adalah dr Mira Octavionita dari SMC RS Telogorejo, ia menjelaskan jika difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Gejalanya mirip dengan influenza yakni suara serak, nyeri pada tenggorokan terutama saat menelan, demam, sulit bernapas. “Jika sudah semakin parah akan terjadi pembengkakan pada leher, dan timbul selaput putih keabuan di tenggorokan,” kata dia.

Penyakit ini sendiri tergolong penyakit menular,dan bisa ditularkan melalui udara, melalui percikan ludah atau makanan yang sudah terkontiminasi. Umunya difteri memiliki masa inkubasi mulai 2 hingga 5 hari sejak bakteri masuk ke tubuh. “Penyakit ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin, khususnya bagi anak-anak dibawah usia12 tahun diberikan vaksin hingga 6 kali, selanjutnya diulang setiap 10 tahun sekali,” jelasnya.

Sementara itu Humas SMC RS. Telogorejo Dinda Permatasari, menambahkan pihak rumah sakit berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya  kesehatan, terutama pencegahan dan penangan difteri. “Perlu ada pencegahan dan penanganan sejak dini agar penyakit ini bisa dicegah,” tambahnya.

Dalam acara talk show kemarin, SMC RS. Telogorejo juga memberikan pelayanan vaksin difteri khusus untuk orang dewasa dengan harga terjangkau. “Selain itu rumah sakit kami juga melayani vaksinasi untuk umum dari hari Senin hingga Sabtu di bagian medhical chek up,” pungkasya. (den/bas)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here