33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Kuncinya, Penguasaan Pada Budaya Lokal

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG–Perkembangan teknologi dan informasi memberikan ruang keanekaragaman budaya semakin lebih dekat. Bahkan, seolah menyatu. Kendati demikian, kedekatan budaya tidak bisa terlepas dari komunikasi intens yang terjalin satu sama lain.

“Penguasaan budaya lokal merupakan salah satu penentu keberhasilan dalam menjalin sebuah komunikasi efektif antara dua orang atau lebih yang berasal dari latar belakang budaya berbeda. Karena itu, bahasa, komunikasi, dan budaya tidak bisa dipisahkan,” kata English Language Lecture asal Sao Paulo Brazil, Ricardo Riberio, dalam International Seminar and Workshop Series with Shantou University (STU) Faculty Member bertema Current Trends and Isuues in English Language Teaching (ELT), Rabu (14/2) kemarin, di Auditorium Untidar.

Ricardo Riberio atau intim disapa Mas Riki mengatakan beberapa kebiasaan ‘budaya’ orang barat yang mungkin tidak biasa dilakukan oleh orang timur atau Indonesia. Kebiasaan berbeda tersebut, kata Mas Riki, kerap menimbulkan kecanggungan yang akhirnya menjadi kendala komunikasi antarmereka. “Kadang kita perlu memahami budayanya terlebih dahulu, agar nantinya mampu menjalin komunikasi yang lebih baik dan mendapatkan informasi yang kita perlukan.”

Dekan FKIP Universitas Tidar, Prof. Dr. Sukarno, M.Si, menjelaskan, perkembangan isu pengajaran bahasa, selalu mengalami perubahan sesuai perkembangan teknologi dan informasi dunia. “Pengajaran Bahasa Inggris mengalami perubahan luar biasa dan cepat. Penguasaan prinsip-prinsip dasar, tentu harus dilengkapi dengan update info terkini di lingkup dunia. Maka itu, kami menghadirkan 3 narasumber internasional agar peserta seminar mendapat masukan langsung dan sharing bersama,” jelas Prof Sukarno. Tujuan seminar untuk memberikan metode pembelajaran berdasarkan kebutuhan siswa, mahasiswa, guru, serta dosen yang dikembangkan dengan isu-isu terkini.

Selain Ricardo Riberio asal Sao Paulo, Brazil, narasumber lainnya dan Nick Lischynsky dari Albany University, United State dan Cristine David dari Shantou University. Pada kesempatan itu, Prof Sukarno memberikan buku karyanya, Cross Culture Understanding, A Literact Based Approach kepada salah satu narasumber, yaitu Mas Riki. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Danial Targetkan 2020 RS NU Berdiri

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal, hari ini (3/2) dilantik. Rencananya pelantikan akan dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU),...

30 Siswa Ikuti UNBK Susulan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Gangguan server saat pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs  menyebabkan 29 siswa di Kota Magelang harus mengikuti...

Langkah PPSM Makin Berat

MAGELANG – Langkah PPSM Sakti untuk maju ke babak 16 besar Liga 2 makin berat. Bahkan untuk tetap bertahan di Liga 2 tahun depan,...

SMP Kesatrian 1 Santuni Anak Yatim

SEMARANG - Semangat berbagi serta saling mengasihi kepada saudara yang kurang beruntung ditunjukkan SMP Kesatrian 1 Semarang dalam acara santunan anak yatim yang diselenggarakan...

Jalan Longsor, Sekolah Terancam

SEMARANG – Kurang sebulan pelaksanaan ujian nasional (unas) tingkat SD pada Mei mendatang, para siswa SD Negeri Sukorejo 03, Gunungpati, Semarang dihantui rasa waswas...

Tolak RKUHP, Gelar Aksi Tutup Mulut

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Aksi tutup mulut dilakukan oleh belasan aktivis perempuan sebagai wujud penentangan terhadap upaya pemerintah pusat yang akan mengesahkan Revisi Undang-Undang KUHP. Aksi menutup...