12.5 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Jaga Budaya Pemakaman Khas Tionghoa

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

RADARSEMARANG.COM – Bermula dari perkumpulan sosial dan seni bernama Hoo Hap Hwee dan Sam Ban Hien di era penjajahan Belanda, dua perkumpulan beranggotakan warga Tionghoa ini lantas dilebur jadi satu pada masa pendudukan Jepang di Kota Magelang. Namanya: Song Soe Kiok. Perkumpulan ini fokus mengurusi kematian warga Tionghoa, yang dalam perkembangannya berubah menjadi Yayasan Dana Kematian (YDK) Darma.

KETUA Pegiat Komunitas Kota Toea Magelang, Bagus Priyana, menjelaskan, belum ada sumber resmi yang menjelaskan kapan kali pertama etnis Tionghoa datang dan tinggal di Kota Magelang. Bagus hanya memastikan, mereka sudah bermukim di Kota Magelang, jauh sebelum klenteng Liong Hok Bio berdiri pada 1864 silam. Mulanya, mereka menempati sisi jalan di Chineesche Kampement atau Groote Weg Zuid Patjinan atau Petjinan (sekarang Jalan Pemuda).

“Meski belum ada data yang valid, namun berdirinya klenteng tersebut sebagai penanda bahwa keberadaan masyarakat Tionghoa di Kota Magelang telah ada. Bahkan jauh sebelum klenteng tersebut berdiri, sudah ada tempat sembahyang untuk pemeluk Konghucu, yaitu di Ngarakan sebelah barat Pecinan atau sekarang sekitar Rumah Makan Pancoran atau rumah makan Eni,” jelas Bagus.

Pada masa pemerintahan Belanda, orang-orang Tionghoa sengaja ditempatkan pada kawasan tertentu. Belanda diduga sengaja melakukan zonasi wilayah tinggal, agar mudah mengawasi dan mengontrol orang-orang Tionghoa. Bagus menguraikan, dalam catatan dan penelitiannya, orang-orang Tionghoa di Kota Magelang, menyadari bahwa sebagai kaum pendatang, mereka butuh kerja sama, gotong-royong, dan persaudaraan yang baik. Hubungan inilah yang mendasari mereka membentuk sebuah perkumpulan sosial dan seni. “Dari telusur sejarah yang kami dapat dari mendiang Kho Ping Gwan (mantan pegawai Yayasan Dana Kematian Dharma), bahwa perkumpulan yang dimaksud adalah Hoo Hap Hwee dan Sam Ban Hien. Perkumpulan ini mengurus kegiatan sosial dan kematian warga Tionghoa di Kota Magelang.”

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...