32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Warga Harus Memutar 20 Kilometer

Jembatan Kali Lojahan Rusak Parah

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebuah jembatan gantung sepanjang kurang lebih 50 meter diatas kali Lojahan Desa Kambangan Kecamatan Blado nyaris putus dan tak bisa digunakan karena tertimpa pohon besar. Akibatnya, warga setempat harus memutar jalan sekitar 20 kilometer untuk bisa beraktifitas.

“Kejadian Selasa sore (13/2) saat hujan deras sekali, pohon beringin berusia ratusan tahun di dekat pintu jembatan roboh mengenai kawat penompang jembatan,” kata Sodikin warga setempat, Rabu (14/2).

Akibat kejadian tersebut, membuat warga sekitar kata Sodiking terutama warga Dukuh Tampingan dan Dukuh Centuko Desa Tombo Kecamatan Bandar terancam terisolir. Kalaupun ada jalur lain, warga harus memutar jalan melewati pasar Bandar sengan jarak tempug sejauh 20 kilometer, untuk saling menuju ibu kota Kecamatan.

Akibat kejadian tersebut anak-anak sekolah di Desa setempat ada yang terpaksa harus berangkat subuh. Bahkan banyak siswa yang akhirnya tidak berangkat sekolah karena tidak adanya kendaraan atau angkutan umum.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Ulul Azmi AP MM mengatakan kejadian tersebut merupakan bencana alam akibat pohon berukuran besar berusia ratusan tahun roboh kemudian menimpa tali sling pengait jembatan besi sehingga lepas, selain itu penambat seling jebol.

“Hari ini(kemarin, red) kita melakukan asessment mendata dampak kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut. Saat ini juga sudah dikirim alat berat untuk kembali mengangkat tali seling, agar jembatan bisa digunakan kembali,” terangnya ditemui di lokasi.

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here