33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Masuk Zona Merah, OPRB Ditingkatkan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Wilayah Kabupaten Magelang yang berbukit mempunyai banyak potensi bencana, salah satunya adalah tanah longsor. Wilayah Grabag merupakan salah satu wilayah yang termasuk dalam zona merah.

Sejarah kebencanaan di Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag dari hasil Kajian dan Analisa Risiko Bencana dalam program Desa Tangguh Bencana (Destana) BPBD Kabupaten Magelang pada Oktober 2017 menunjukkan ancaman banjir dan tanah longsor mempunyai risiko yang sangat tinggi. Bencana yang terjadi pada 29 April 2017 Di Desa Sambungrejo mengakibatkan banyak kerugian, di antaranya 13 korban jiwa, kerugian material berupa perumahan dan lahan pertanian serta gangguan psikososial pada anak dan dewasa.

Oleh sebab itu paradigma penanggulangan bencana menjadi tanggungjawab bersama yang harus dilaksanakan baik oleh pemerintah daerah, masyarakat, perguruan tinggi serta dunia usaha. Berawal dari hal itulah, Ns Margono MKep beserta Ns Khoirul Amin MKep dan Dr Riana Mashar MSi Psi menyusun proposal Program Kemitraan Universitas (PKU) UM Magelang berjudul “PKU bagi Organisasi Pengurangan Resiko Bencana (OPRB) Desa Sambungrejo.”

Ketua tim Margono mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Grabag dan berlangsung selama Januari hingga Maret 2018. “Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Desa Tangguh Bencana yang memiliki kemampuan mandiri dalam beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana,” ujar Dosen Fikes itu.

Ketua ORPB Grabag Fauzan sangat mendukung kegiatan sinergitas kampus dan MDMC Grabag. Ia berharap agar kegiatan tersebut dapat berkesinambungan terutama dalam hal penanggulangan darurat.

Di sela – sela kegiatan, Ketua MDMC Grabag M Nur Saefullah SPd. menyampaikan perlunya sinergi antara relawan dari masyarakat dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kemampuan masyarakat. “Bagaimanapun kesiapsiagaan masyarakat sangat dibutuhkan karena berada langsung dalam wilayah rawan bencana,” katanya. (vie/sct/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Beda Varian Teh, Beda Hidangan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Racikan teh belakangan terus berkembang. Aneka variannya menjadikan ritual minum teh semakin nikmat bila dicecap bersama sajian tepat. Coffee & Tea Specialist,...

Janjikan Emas, Ternyata Batu

TEMANGGUNG- Ada-ada saja ulah orang yang tidak bertanggung jawab memperoleh harta dengan cara yang tidak halal lewat menipu. Seorang dukun gadungan ditangkap Satreskrim Polres...

Calon Praja IPDN Tewas di Akpol

SEMARANG – Seorang calon praja Institut Pemeritahan Dalam Negeri (IPDN) tewas saat mengikuti Pendidikan Dasar Mental Disiplin Praja (Diksarmendispra) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang....

Fokus Kembangkan Kesenian Jawa

KALIWUNGU – Desa Kradenan Kecamatan Kaliwungu sangat dikenal dengan kesenian Jawanya. Mulai dari karawitan hingga wayang orang, sampai saat ini masih dipertahankan di Desa yang...

Sinergi 5 Pihak untuk Majukan Pariwisata

MAGELANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meyakini sinergi penta helix menjadi kunci sukses mengembangkan pariwisata. Di dalamnya terdiri akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media. “Kelimanya...

21 Hektare Gagal Panen

TEGAL-Sebanyak 21 hektare sawah di Kecamatan Tegal Barat dan Kecamatan Margadana mengalami puso atau gagal panen. Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKP3)...