33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Kecam Kekerasan Terhadap Tokoh Agama

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Belakangan ini sejumlah tokoh agama di beberapa tempat menjadi korban tindak kekerasan. Atas rentetan insiden itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng meminta pemerintah untuk mengambil langkah secara tegas. Tuntutan itu diorasikan lewat aksi yang digelar di Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (13/2).

Di awal 2018 ini, ada empat insiden yang ‘menampar’ para tokoh agama. Dimulai KH Umar Basri, ulama, tokoh Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah Cicalengka Bandung menjadi korban. Kedua, ulama HR Prawoto dianiaya orang tak dikenal hingga meregang nyawa. Ketiga, persekusi terhadap Biksu Mulyanto Nuhalim dan pengikutnya di Tangerang. Disusul serangan ke jemaat Gereja St Ludwina, Sleman.

Mengutuk kejadian itu, puluhan massa dari DPW PKB Jateng turun ke jalan. Mereka meneriakkan “Kami Tidak Takut!” sepanjang aksi. Korlap aksi, Mahfudz Shodiq menjelaskan, gerakan ini merupakan inisiatif dari kalangan pemuda PKB sebagai wujud kritikan keras terhadap kekerasan yang menyerang tokoh agama. “Ini tidak ada yang memerintah. Kami inisiatif bikin aksi sendiri. Kami juga membuat tagar #IndonesiaTidakTakut untuk bukti bahwa kami memang tidak takut,” jelasnya.

Pihaknya tidak sekadar gembar-gembor saja, tapi juga membagikan bunga mawar kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan Pahlawan. Bunga itu sebagai simbol kedamaian agar tidak ada lagi terjadi tragedi kekerasan di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ada Apa dengan Merebus Air Berulang-ulang?

JawaPos.com - Informasi tentang kesehatan selalu saja menarik. Sayangnya, ketika disebarkan melalui media sosial, kerap terjadi disinformasi yang meresahkan. Salah satu contohnya, informasi tentang...

Sukai Fisika, Kerja Bagian Network

RADARSEMARANG.COM - HERSETYO Pramono, sejak kecil menyukai mata pelajaran Fisika. Makanya begitu lulus dari SMAN 5 Surabaya langsung masuk Politeknik Institut Teknologi Sepuluh November...

Pedagang Selular Semakin Resah

SEMARANG- Komunitas pedagang selular di Kota Semarang yang beranggota 1.100 orang memprotes kebijakan pemerintah tentang registrasi dan pembatasan kepemilikan kartu perdana selular yang akan...

Nyeri Lutut, Posisi Semrawut

Tanya dr Andi: RADARSEMARANG.COM - Lutut saya sering sakit, katanya kurang oli di sendi lutut dan ada pengapuran. Saya seorang istri usia 47 tahun. Untuk...

Pengukur Suhu, Alat Wajib Baru

Oleh Dahlan Iskan Hasil lab yang mengindikasikan muncul tidaknya kanker di tubuh saya selesai tepat di malam tahun baru Imlek: Negatif! Alhamdulillah. Allahu Akbar. Saya...

Puluhan Rumah Disapu Angin

TEMANGGUNG—Bencana angin ribut melanda wilayah lereng pegunungan Sindoro-Sumbing. Puluhan rumah di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo rusak akibat diterjang angin kencang dalam sepekan terakhir. Di Dusun...