33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Jual Obat Aborsi di Medsos

Pelanggannya Pemandu Karaoke Bandungan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Obat penggugur kandungan kini dijual bebas. Pelaku menawarkan obat aborsi tersebut lewat media sosial (medsos) Facebook. Namun aksi tersebut akhirnya terendus polisi. Dua pengedarnya berhasil diringkus aparat Polres Semarang. Pelaku diketahui bernama Erwin Maulana, 27, warga Gemah RT 01 RW VIII Pedurungan, Kota Semarang, dan Eko Arif, 19, warga Blater RT 01 RW VI Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho menjelaskan, kasus tersebut terungkap saat salah satu pelaku, Erwin, mengunggah obat jualannya tersebut ke media sosial. “Keduanya dengan sengaja mengedarkan obat Cytotec digunakan untuk aborsi janin,” jelas Agus kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (13/2).

Dikatakan, obat tersebut sebenarnya dipakai untuk merangsang janin yang sudah berumur 9 bulan apabila masih kesulitan dalam kontraksi. Namun oleh kedua pelaku, obat tersebut disalahgunakan dan diedarkan secara bebas tanpa resep dokter. “Saat meng-upload ke medsos disertai testimoni dari pembelinya,” tuturnya.

Keduanya ditangkap saat akan bertansaksi dengan pembeli di Dusun Manggung, Jimbaran, Kecamatan Bandungan.

Dijelaskan Agus, obat tersebut masuk dalam kategori keras. Sehingga penjualan obat tersebut harus dilengkapi dengan izin dan resep dari dokter spesialis kandungan. “Yang terjadi dua pelaku ini mengedarkan bebas, mengabaikan unsur kesehatan,” katanya.

Selain menangkap kedua pelaku, aparat Satuan Reskrim Polres Semarang juga ikut mengamankan barang bukti. Di antaranya, sepuluh butir obat Cytotec, satu ponsel, dan motor Honda Vario bernopol H 2457 YV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...