TARI PEMBUKA - Siswi SDN Sangubanyu membawa tarian petik teh yang menggambarkan keseharian masyarakat sebagai pekerja petik teh di acara program Ngudo Roso. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
TARI PEMBUKA - Siswi SDN Sangubanyu membawa tarian petik teh yang menggambarkan keseharian masyarakat sebagai pekerja petik teh di acara program Ngudo Roso. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Bertemu dengan warganya Bupati Batang Wihaji, wakilnya Suyono beserta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, dicurhati warganya. ┬áHal tersebut terjadi saat program Ngudo Roso (curhat hati, Red). Kali ini Desa Sangubanyu Kecamatan Bawang mendapatkan giliran.

“Kita pingin mendengar langsung keluhan dan permasalahan masyarakat, sehingga kita tahu apa keinginan dan kebutuhan warga. Kita pun curhat ke mereka kemampuan keuangan Pemda. Kalau ada, kita bilang ada, begitu juga sebaliknya,” jelas Wihaji, di Bawang Selasa malam (13/2).

Program Ngudo Roso ini digelar setiap 2 minggu sekali dengan berpindah-pindah kecamatan. Selain untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat, juga untuk mengetahui dan mendengar langsung permasalahan masyarakat.

“Kami bawa semua pejabat, dengan harapan setiap permasalahan langsung ditangani dan diketahui pejabat bersangkutan,” lanjutnya.

Dari curhat warga tersebut, lebih banyak permasalahan dalam bidang infrastruktur. Seperti jalan, irigasi, sekolah, pendidikan agama dan penataan alun-alun Bawang yang belum bagus.

Pada kesempatan tersebut, bupati juga menghibur warga dengan membawa kesenian karawitan yang dipimpinnya. Anggotanya, camat dan pegawai di lingkungan Pemkab Batang.