Ida Silaturahmi dengan Kiai

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bakal calon wakil gubernur Jateng Ida Fauziyah terus melakukan silaturahmi dengan para kiai. Kali ini, sejumlah kiai dan tokoh agama di Banyumas disambangi mantan Ketua Umum Fatayat tersebut. Diawali dengan sowan ke Pengasuh Ponpes Al-Ittihad, Pasir Kidul, Purwokerto Barat, Banyumas KH Mughni Labib.

Dalam kesempatan itu, Ida menceritakan perjalanannya menjadi cawagub. “Awalnya juga kaget. Namun karena ini amanah, dan perintah tentu akan saya jalani,” jelasnya. Dia menceritakan saat mendaftar bersama Sudirman Said ke KPU, dirinya berangkat dari kantor PWNU Jateng. “Jadi saya juga akan silaturahmi dengan cabang-cabang NU di daerah. Nyuwun pangestunipun, nyuwun direncangi,” paparnya.

Sementara itu KH Mughni berpesan, apa yang sudah ditetapkan kepada Ida dijalani saja. “Tentu dengan ikhtiar yang kuat,” tuturnya. Ida juga sowan dan meminta restu dari pengasuh Ponpes Bani Rasul Bantarsoka, Banyumas, KH Zainurrohman. Dalam kesempatan itu, Mbah Zain, begitu dia dipanggil, juga memberikan restu dan doa kepada Ida Fauziyah atas majunya dia dalam Pilgub.

Selain itu, politisi PKB ini juga mengunjungi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto. Dalam dialog bersama pengurus hingga pengelola kampus, Ida ditanya soal komitmen kepada NU, hingga masalah pluralisme.

Ida mengatakan, bersama Sudirman Said dirinya sudah berkomitmen untuk menyusun APBD yang pro pesantren, perempuan, dan wong cilik. “Jadi pasti ada perhatian spesifik pada pesantren, perempuan, maupun wong cilik dari berbagai kalangan,” jelasnya.

Ketua Lembaga Ketahanan Keluarga (LKK) PBNU ini pun menceritakan saat diundang komunitas Katholik beberapa waktu lalu. Saat itu dirinya juga ditanya soal keberagaman, hingga komitmen pada Pancasila. “Saat itu saya tegaskan, jika menyimpang maka bukan agama lain yang menegur duluan, NU pasti akan menegur saya lebih dulu, dibanding yang lain,” tegasnya.

Sebelum sowan ke sejumlah kiai, Ida melakukan ziarah ke makam Syekh Makhdum Wali dan Pangeran Senopati Mangkubumi, Pasir Luhur, Banyumas.

Menurut Ida, banyak hal yang layak diteladani dari almarhum Syekh Makhdum. “Dari paparan juru kunci, tentu kita bisa teladani kegigihan beliau dari menyebarkan Islam,” ujarnya. (fth/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -