33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Pembangunan Harus Libatkan Pemuda

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seluruh elemen pemuda harus mendapat tempat dan diberdayakan dalam pembangunan di Jateng. Hal tersebut sebagai salah satu cara meningkatkan daya saing pemuda Jateng di kancah nasional. Untuk itulah, pasangan Sudirman-Ida Fauziyah diminta bisa benar-benar mengoptimalkan keberadaan pemuda di Jateng.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Jateng, Zaenudin,menambahkan untuk memperoleh tempat yang layak dan bisa diberdayakan, pemuda harus membangun kompetensinya sekaligus mampu menyesuaikan diri. “Jangan seperti dinosaurus. Memiliki kemampuan dan kekuatan yang luar biasa. Namun hanya dikenang, karena tidak bisa beradaptasi dengan iklim dan lingkungan. Maka kita harus menyesuaikan diri,” katanya dalam diskusi di Markas Perjuangan Merah Putih, Jalan Pamularsih 95, Semarang.

Ia menambahkan, Jateng saat ini menjadi barometer pergerakan nasional, dalam hal apapun, dari kepemudaan sampai pemerintahannya. Namun, menurut dia, konektivitas organisasi kepemudaan di Jateng tidak pernah diperhatikan pemerintahan saat ini. “Kalau ingin pemuda Jawa Tengah mengejar ketertinggalan ini, solusinya harus ganti pemimpin, ganti sing anyar,” tegasnya.

Ketua GP Ansor Jateng, Sholahudin mengatakan, tidak ada jalan lain untuk mendorong kemajuan di Jateng, kecuali dengan memberdayakan dan pemberian ruang pada pemuda. Jateng harus belajar dari Jakarta dan Bandung. “Perkembangan kelas menengah di dua daerah itu saat ini dikuasai generasi milenial,” katanya.

Ia menambahkan, dalam percaturan politik, keberadaan pemuda memang menarik sekaligus tidak menarik. Penting, namun di sisi lain tidak penting. “Jika jadi caleg, saya lebih memilih mendekati ibu-ibu muslimat daripada mahasiswa. Tapi saya tidak bisa meninggalkan mahasiswa atau pemuda begitu saja,” tambahnya.

Saat ini perubahan revolusioner terjadi karena teknologi. Pakar revolusi sampai pun Marx, kalah dengan pergerakan ini. “Nah, siapa pemegang kendali dalam ranah teknologi? Pemuda, generasi milenial,” tambahnya.

Minimnya perhatian pemerintah terhadap pemuda juga diungkapkan Abdul Walid, pegiat Santren Delik, Semarang. Dia pernah menjabat Ketua UMKM Jateng. “Orang Jawa Barat, Jawa Timur, ketika keluar bangga menyebut daerahnya. Orang Jawa Tengah bawa nama Jawa Tengah, percaya diri atau tidak? Sangat sedikit,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pembunuh Sopir Online Divonis 9 dan 10 Tahun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dua terdakwa kasus pembunuhan sopir online, Deny Setiawan, 32, diputus berbeda. Dua terdakwa yang masih ABG itu adalah IB ,16, warga Lemah Gempal,...

Hadirkan Keindahan Gunung Gono

Pemerintah Kabupaten Magelang kembali meresmikan desa wisata. Kali ini, Desa Banyubiru di Kecamatan Dukun, pemilik kawasan lokasi wisata alam Gunung Gono. SELAIN Gunung Gono, tempat...

Asap Tebal, Polisi Kesulitan Olah TKP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Para pengunjung dan karyawan Mal Ciputra Simpang Lima tadi malam (21/12) dibuat panik. Mereka langsung berhamburan keluar mal begitu mendengar teriakan...

Anji Tampil di Pekalongan

PEKALONGAN - Malam minggu besok belum punya agenda menghabiskan akhir pekan? Datang saja ke Sahid International Convention Center (SICC) Hotel Sahid Mandarin, Pekalongan di Jalan Dr....

600 Ribu Ha Cocok Ditanami Bawang Putih

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Kementerian Pertanian (Kementan) RI menargetkan swasembada bawang putih pada 2019/2020. Untuk mewujudkan itu, diperlukan sekitar 73.000 hektare dengan rincian, 60.000 hektare...

Penuhi Stok, PMI Aktif Kontak Pendonor Darah

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Selama Ramadan hingga Lebaran, PMI Kota Magelang telah mempersiapkan stok darah untuk melayani kebutuhan darah wilayah Klaten, Kota Semarang dan eks...