33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

PDIP Tak Mempan Diadu Domba

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perang dingin menjelang Pilgub Jateng mulai terasa. PDI Perjuangan yang mendominasi wilayah Jateng coba diadu domba lewat isu-isu yang sengaja dihembuskan.

Petahana Ganjar Pranowo merasakan, adu domba tersebut tercium dari pemberitaan media akhir-akhir ini. Diantaranya muncul berita yang membenturkan dirinya dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Menkumham Yasonna Laoly yang juga kader partai banteng. Pembenturan tersebut dilakukan untuk membuat kader merasa partai tidak kompak. Dengan begitu maka mesin partai tidak akan bergerak selaras dan satu komando.

“Muncul berita seolah-olah saya menyeret-nyeret nama Mbak Puan waktu saya menjadi saksi sidang e-KTP, Pak Yasonna juga. Padahal saya tidak pernah menyebut nama-nama itu sama sekali. Mungkin besok saya dibenturkan dengan Sekjen, bahkan dengan Ketua Umum. Intinya satu, membuat seolah-olah PDIP tidak solid,” tegasnya, Jumat (9/2).

Indikasi berita-berita tersebut dihembuskan pihak tertentu sangat kuat. Salah satunya bisa dilihat dari judul dan isi berita yang hampir sama. “Bahkan kutipan langsung di berita-berita itu sama semua. Tidak mungkin dong media bikin berita sama kalau tidak ada yang mengarahkan,” jelasnya.

Namun Ganjar tidak ingin menukik pada kontroversi berita tersebut. Ia sangat yakin kader PDI Perjuangan solid sehingga adanya berita-berita yang memecah belah partai tersebut tidak mempengaruhi mesin pemenangan di Pilgub Jateng 2018. “Saya sudah komunikasi dengan pimpinan partai dan semua sepakat bahwa serangan mulai gencar. Kami tidak boleh lengah dan jangan mudah terombang ambing,” tegasnya.

Dia optimistis, partai tetap solid dan satu komando. Tidak bisa diadu domba dengan berbagai narasi apapun.

Ganjar menegaskan, dalam pertarungan pilkada, lawan politik akan menggunakan segala cara untuk membuat PDI Perjuangan lemah. “Caranya macam-macam, yang langsung ya kampanye hitam, atau cara memutar dengan memecah belah partai dari dalam atau memberitakan seolah-olah ada friksi di dalam sehingga membuat kader tidak percaya diri,” tegasnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PPK Terintegrasi dalam Kelas PKN

RADARSEMARANG.COM - GERAKAN pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi), dan olah raga...

Kuota Angkutan Online Ditetapkan Juli

SEMARANG – Penetapan kuota dan tarif angkutan berbasis online rencananya bakal diberlakukan mulai Juli mendatang. Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26...

Jembatan Rel KA Kembali Makan Korban

DEMAK-Jembatan rel kereta api (KA) lawas yang melintang di atas Sungai Kalijajar, tepatnya di wilayah Kampung Domenggalan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota kemarin malam...

Memanusiakan Orang dengan Masalah Kejiwaan

Komunitas muda-mudi yang tergabung dalam Griya Schizofren Surakarta, menyadarkan kepada kita bahwa orang dengan masalah kejiwaan (ODMK), tidak seharusnya dijauhi, ditakuti, apalagi dimusuhi. Mereka...

Desak Waskita Tanggung Jawab

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Kondisi jalan raya Bojong-Sragi memprihatinkan. Rusak parah. Membuat tak nyaman pengendara, utamanya roda dua. Faktor utama penyebab kerusakan jalan adalah sering...

Mudik Lebaran, Tanggung Jawab Besar

PERTAMAKALI dinas lapangan di jalur terpadat di Pantura Kota Pekalongan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rachmawati mengaku siap siaga penuh, walaupun langsung menghadapi arus mudik...