33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Parah, Ribuan Rumah Terendam

Lagi, Mangkang Diterjang Banjir

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wilayah Mangkang dan sekitarnya kembali diterjang banjir, pada Jumat malam (9/2) kemarin. Banjir yang merendam ribuan rumah warga kali ini, tergolong paling besar sejak 5 tahun terakhir.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, banjir disebabkan meluapnya dua aliran sungai di wilayah tersebut, yakni Sungai Beringin dan Sungai Plumbon. Akibatnya merendam ribuan rumah warga dengan ketinggian 1 meter hingga 1,5 meter, di Kelurahan Wonosari Kecamatan Ngaliyan, Mangkang Kulon, Mangkang Wetan dan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang. Bahkan, banjir juga melumpuhkan jalur Pantura Semarang-Kendal di kedua arah, karena jalan nasional tersebut digenangi air setinggi 1 meter.

Astri Wycaksono, warga Mangkang Wetan RT 1 RW II mengatakan air banjir mulai masuk perkampungan sekitar pukul 18.00, bersamaan dengan tingginya intensitas hujan. Debit air Sungai Beringin pun meninggi dan melimpas ke perkampungan warga secara tiba-tiba. “Hujan deras dari siang sampai malam, luberan air Sungai Beringin secara cepat masuk ke rumah warga,” ujarnya.

Menurutnya, banjir kali ini merupakan banjir terbesar yang terjadi sejak 5 tahun terakhir. Biasanya air banjir hanya menggenangi perkampungan setinggi 20 sentimeter dan cepat surut. Tapi kali ini, tidak. “Saya hanya bisa pasrah, apalagi suami belum pulang dan rumah dalam keadaan sepi. Fokusnya hanya menyelamatkan anak,” tuturnya haru.

Selain di wilayah Mangkang Wetan, Perumahan Mangkang Indah di Kelurahan Wonosari merupakan salah satu wilayah terparah. Wilayah ini digenangi air setinggi 1,5 meter karena tepat berada di dataran paling rendah. Padahal belum lama ini, banjir juga menggenangi tiga kelurahan, yakni Mangkang Wetan, Mangunharjo dan Mangkang Kulon yang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Beringin di wilayah RT 3 RW III, Kelurahan Mangkang Wetan. Diperparah limpasan Sungai Plumbon yang memisahkan Kelurahan Mangkang Kulon serta Mangunharjo. “Belum ada seminggu, rumah warga terendam karena jebolnya tanggul Sungai Beringin. Kali ini kembali terendam untuk kali kedua,” keluh Khairul Rizal warga RT 3 RW III Kelurahan Mangkang Wetan.

Ia menyesalkan lambatnya penanganan normalisasi Sungai Beringin dan Plumbon. Padahal kedua sungai tersebut sangat rawan, karena tingginya sendimentasi. Bahkan warga sudah berkali-kali mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk segera melakukan normalisasi. “Sampai kapan warga harus dihantui banjir karena lambatnya normalisasi?” ungkapnya kesal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sosok Garang yang Penyayang

Sebagai seorang petarung, kesan sangar tentu melekat pada pria yang sempat menghabiskan masa kecilnya di Banyumas ini. Namun, lain di ring lain pula di...

Permudah Akses Informasi, Luncurkan PLN Mobile

KAJEN-PLN Area Pekalongan yang meliputi Kabupaten Pekalongan Batang dan Kota Pekalongan, meluncurkan PLN Mobile yang bisa diakses melalui ponsel android yang bisa di-download melalui...

Kosgoro Kutuk Teror Bom di Surabaya

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Kosgoro 1957 mengutuk keras kejadian teror bom di Surabaya yang terjadi secara beruntun dalam dua hari terakhir ini. Termasuk, meledaknya bom...

Ida Kunjungi Pabrik Sritex

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ida Fauziyah menyatakan titip salam kepada keluarga ribuan pekerja PT Sri Rejeki Isman, Tbk, Sukoharjo. Hal itu disampaikan...

Cek PK, Periksa Ruang Karaoke

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Sabtu (26/5) malam lalu mendadak mendatangi seluruh tempat karaoke yang ada di Kota Magelang. Petugas...

Tips Pergi Wisata di Surabaya dengan Harga Terjangkau

RADARSEMARANG.COM - Surabaya sebagai urutan kedua kota terbesar yang ada di Indonesia, tentu bisa bersaing dengan Jakarta. Selain sudah menjadi langganan penghargaan Adipura Kencana,...