Tolak Kenaikan Retribusi Sirtu

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID— Kenaikan pajak pengambilan pasir dan batu (sirtu), memicu gelombang protes awak truk pengangkut bahan galian C. Ratusan awak truk pasir, Kamis (8/2) kemarin, turun ke jalan raya Magelang-Yogyakarta. Di kawasan Simpang Tiga Blondo, Kecamatan Mungkid, pengunjuk rasa menolak kenaikan penarikan pajak pengambilan sirtu.

Akibat aksi blokade tersebut, Polres Magelang terpaksa mengalihkan arus lalu lintas dari arah Yogyakarta menuju Magelang maupun sebaliknya.

“Yang dari arah Magelang ke Jogja dialihkan lewat simpang Japunan di Mertoyudan, belok lewat depan kantor Kemenag, Kabupaten Magelang, kemudian lewat simpang pasar Sraten hingga Kota Mungkid. Dari situ, ke arah simpang Palbapang kemudian ke arah Yogyakarta seperti biasa,” jelas Aipda Donny Sugiarto Donny, petugas Satlantas Polres Magelang kepada wartawan di sela mengatur arus lalu lintas.

Untuk kendaraan dari arah Yogyakarta yang akan menuju Magelang, dialihkan melalui simpang Palbapang ke arah Borobudur. Sampai di simpang tiga Sawitan Kota Mungkid, ke kiri arah Kalinegoro. Dari Kalinegoro bisa langsung menuju arah Magelang.

Pantauan di lapangan, ratusan truk pasir juga diparkir berjejer di sepanjang jalan depan kompleks Pemkab Magelang. Juru bicara aksi, Agus MS mengatakan, penolakan tidak hanya diikuti oleh sopir truk dari Magelang. Tapi dari beberapa daerah tetangga. Seperti Semarang, Kendal, Temanggung, dan lainnya.

“Kami menolak tanpa syarat SK Gubernur tentang kenaikan pajak baru pengambilan pasir dan batu,” kata Agus. Ia melanjutkan, pihaknya menuntut keadilan dan penjelasan antara objek pajak dan subjek pajak sektor pertambangan. “Kami juga menuntut transparansi penerimaan retribusi selama ini dengan menjelaskan nominal penerimaan retribusi dan pajak sektor pertambangan.” Agus menuding, regulasi tata pertambangan selama ini tidak berpihak pada rakyat namun justru pada pengusaha. “Sedangkan pajak-pajak dibebankan kepada para sopir truk,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Magelang Zaenal Arifin usai menemui perwakilan pendemo mengatakan, para pengemudi truk menyampaikan maksud dan tujuannya terkait surat edaran untuk kenaikan pajak sirtu di wilayah Kabupaten Magelang. “Mereka menyampaikan keberatan-keberatannya, karena akan berdampak sosial pada sopir karena tidak bisa membawa uang untuk keluarga jika SK Gubernur tersebut diberlakukan,” katanya.

Dengan melihat dampak-dampak tersebut, Pemerintah Kabupaten Magelang menunda surat edaran yang mulai berlaku hari ini. “Pemberlakukan surat edaran tentang pajak baru sirtu ditunda hingga nanti ada keputusan dari Gubernur Jateng,” katanya. (jpg/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -