Bukan Berbagi “Kue” Pembangunan

  • Bagikan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Masyarakat diminta memanfaatkaan masa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jateng yang dibuka pada Jumat (9/2) hari ini. Mereka diharapkan menyampaikan usulan sesuai dengan kebutuhan, bukan keinginan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Jateng Sujarwanto Dwiatmoko menyampaikan rembugan dalam Musrenbang dilakukan untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak. Termasuk elemen masyarakat untuk selanjutnya ditentukan prioritas pembangunan yang disesuaikan dengan arah pembangunan nasional. Mengingat keterbatasan anggaran, tak semua aspirasi yang disampaikan dapat diakomodasi.

Kendati begitu, imbuh dia, konsep pembangunan jangan disalahartikan berbagi “kue” pembangunan. Namun bagaimana mengangkat persoalan yang ada di tengah masyarakat.

“Jangan keliru. Kalau datang ke Musrenbang jangan hanya berharap untuk berjuang mendapatkan ‘kue’ pembangunan. Tapi Musrenbang adalah rembugan. Selama hampir lima tahun ini Pak Gubernur juga sudah mengajarkan bagaimana publik berpartisipasi,” tegasnya.

Ditambahkan, ada beberapa tahapan Musrenbang di provinsi ini. Mulai dari pembukaan masa Musrenbang dan sosialisasi rancangan awal RKPD 2019, forum SKPD untuk menyepakati hasil praforum SKPD, Musrenbang Wilayah yang digelar per daerah ekskaresidenan se-Jateng, Musrenbang Provinsi untuk penyelarasan, pemantapan dan kesepakatan program atau kegiatan pembangunan.

“Sebelum penetapan RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah), dilakukan dialog interaktif eksekutif-legislatif. Dalam dialog itu akan ada masukan dari unsur DPRD untuk penyempurnaan Rancangan Akhir RKPD,” bebernya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *