33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Semprotan Air Bubarkan Massa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Petugas gabungan di bawah koordinasi Polres Wonosobo akhirnya dapat menghalau ratusan massa yang protes akibat tidak puas dengan hasil Pilkada 2018. Rombongan massa tersebut protes karena tidak dapat menggunakan hak suara dalam Pilkada karena terlambat datang ke TPS.

Pendemo menghalang-halangi mobil pembawa kotak suara. Polisi awalnya mencoba membubarkan massa secara persuasif. Tapi karena pendemo makin beringas dan membakar ban, akhirnya mereka dibubarkan paksa dengan penyemprotan air. Sejumlah provokator juga diamankan.

Kejadian di atas merupakan simulasi yang dihelat Polres Wonosobo dengan melibatkan 480 orang yang terdiri dari personel Polres Wonosobo, Kodim, Linmas, Saka Bhayangkara dan beberapa warga Wonosobo di Alun-alun Wonosobo, Rabu (7/2). Kapolres Wonosobo AKBP Abdul menuturkan, kegiatan ini adalah gambaran tindakan yang akan dilakukan Polres Wonosobo jika terjadi hal serupa. “Simulasi ini bertujuan agar personel terlatih dalam menghadapi konflik dan demo selama Pilkada 2018 yang akan datang,” katanya.

Ia berharap kekacauan tersebut tidak terjadi dalam Pilkada 2018. “Kita usahakan bersama, Pilkada khususnya di Jateng yang damai dan aman,” katanya. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Merasakan Pedihnya Muslim Rohingnya

MUNGKID—Kepedulian terhadap kasus kemanusiaan di Rohingnya, terus mengalir. Di Kabupaten Magelang, siswa SMA IT Ihsanul Fikri Mungkid, misalnya, akhir pekan lalu, menggelar teatrikal untuk...

PPID Dorong Transparansi Pemerintah

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN- Untuk mendorong keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, Pemerintah Kota Pekalongan kembali menggelar Pameran dan Pekan Informasi Daerah (PPID)...

Tingkatkan Kamtibmas Gelar Tarling

WONOSOBO- Puluhan anggota Polres Wonosobo yang dipimpin Kabagops, Kompol Siswanto, melaksanakan tarawih keliling di Masjid Barokatusalam Desa Penerusan Kecamatan Wadaslintang, Kamis (1/5) malam. Kegiatan tersebut...

Menebus Dosa Proyek Raksasa

Oleh Dahlan Iskan Persahabatan saya dengan Robert Lai sudah berlangsung lebih 20 tahun. Sudah seperti saudara. Robert lahir di Hongkong. Tapi sejak kecil diajak merantau orang...

Tingkatkan Nasionalisme Siswa, Nobar Film G30S

SEMARANG- Sebanyak 500 siswa dan guru SMP IT dan SMA IT Bina Amal menggelar nonton bareng (nobar) film G30S PKI, Jumat (29/9). Kegiatan digelar...

Kenalkan Kembali Permainan Tradisional Anak

Perilaku anak di beberapa kota saat ini cenderung individual. Kondisi tersebut, banyak dipengaruhi permainan digital, seperti game online dan sosial media. Karena itulah, Kampoeng...