33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Polda Belum Tetapkan Tersangka

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Polda Jateng melalui Tim Satgas Pangan akan melakukan pengawasan terhadap mitra Bulog yang mendapat kepercayaan mendistribusikan beras Operasi Pasar (OP). Pengawasan ini akan dilakukan sampai ke gudang atau tempat penyimpanan bahan pangan tersebut.

Ya, kita sekarang harus mengubah sasaran. Harus memonitor mitra-mitra Bulog itu, karena ternyata sebagian besar OP sama mereka,” ungkap Ditreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari, Selasa (6/2).

Terkait jumlah mitra Bulog di Jawa Tengah, Lukas menyebutkan mencapai ratusan. Meskipun pengawasan tidak bisa dilakukan setiap hari, Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Jateng akan tetap melakukan uji petik. “Kita akan uji petik terus. Kalau jumlahnya ada sekitar 300 lebih mitra Bulog itu,” katanya.

Menanggapi penanganan terhadap pengungkapan kasus penyelewengan 151 ton beras OP Bulog yang dipoles di sebuah gudang milik RMU (Rice Mile Unit) Berkah Risqi di Dusun Suren RT 01 RW 03, Desa Tambakreja, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Lukas menegaskan belum menetapkan pemilik gudang bernama S, 40, sebagai tersangka. “Belum ada, masih kita gelarkan status tersangka,” tegasnya.

Namun demikian, pihaknya akan terus mendalami kasus ini, dan secepatnya menetapkan pelakunya sebagai tersangka. Bahkan, Lukas juga tidak menampik, calon tersangka dalam kasus ini adalah S. “Calon tersangkanya itu, ya mengarah ke sana,” bebernya.

Lukas mengaku, belum mendapatkan pelaku lain, baik dari pihak Bulog maupun pedagang yang diduga terlibat dalam kasus ini. “Bulog belum ada. Kalau pembeli, mereka hanya sebatas pembeli, mereka hanya tertipu saja sebenarnya,” ujarnya. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...