PENDAKIAN : Beberapa anak-anak dari Dusun Thekelan tengah membaca buku di perpustakaan gunung di dusun tersebut, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENDAKIAN : Beberapa anak-anak dari Dusun Thekelan tengah membaca buku di perpustakaan gunung di dusun tersebut, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Keberadaan perpustakaan gunung di jalur pendakian Gunung Merbabu semakin menambah banyak diminati para pendaki. Perpustakaan yang berada di basecamp Thekelan, Dusun Thekelan Desa Batur, Kecamatan Getasan tersebut sengaja didirikan untuk memfasilitasi pendaki saat beristirahat.

Pengelola Basecamp Thekelan, Bento Adi Damma, 32, menjelaskan jika perpustakaan tersebut didirikan sejak 25 Mei 2017 lalu. “Perpustakaan ini awalnya untuk Dusun Thekelan, namun karena mencari tempat menyimpan buku tidak ketemu, akhirnya ditaruh di basecamp ini,” katanya, Selasa (6/2) kemarin.

Menempati rumah kosong milik penduduk setempat, perpustakaan gunung semakin banyak diminati para pendaki. Menurutnya, membaca buku di ketinggian 1.600 Mdpl akan merupakan tantangan tersendiri. “Para pendaki ketika hendak menunggu waktu pendakian, bisa beristirahat di sini dan memanfaatkan buku-buku ini,” katanya.

Perpustakaan Gunung sendiri didirikan sekitar 6 orang dari Kota Salatiga diperuntukkan bagi warga Dusun Thekelan. Perpustakaan ini didirikan sekitar 6 orang antara lain Mas Agung SW, Yakim, Yunus, Mbak Agnes dari Salatiga. Beberapa koleksi buku yang disajikan pengelola untuk pembaca yaitu komik, buku pelajaran sekolah, majalah, kamus, dan beberapa buku tentang pendakian. Buku-buku di dalam perpustakaan ini merupakan sumbangan dari para pendaki Gunung Merbabu. “Dalam lauching yang dilakukan 25 Mei 2017 lalu, ketika itu menghadirkan Budayawan Sujewo Tejo juga,” katanya. (ewb/ida)