33 C
Semarang
Jumat, 30 Oktober 2020

Jateng Surplus Beras 889 Ribu Ton

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Masyarakat diminta tak risau lagi dengan harga beras yang masih dianggap mahal. Pasalnya, sejumlah daerah di Jateng mulai memasuki panen raya, salah satunya di Kabupaten Pati.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Ir Yuni Astuti MA, menyampaikan, sebenarnya panen padi sudah dimulai pada Januari 2018 lalu, dengan luasan panen 109,752 ribu hektare. Produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 620 ribu ton atau setara 374,623 ribu ton beras. Jumlah itu akan bertambah pada Februari 2018 ini, dengan prediksi panen seluas 328 ribu hektare.

“Dengan luasan itu, diperkirakan memproduksi 1,92 juta ton GKG atau setara dengan 1,16 juta ton beras,” bebernya, Selasa (6/2).

Ditambahkan, jika diperhitungkan hingga Maret 2018 mendatang, luas panen mencapai 731 hektare, dengan produksi 4,271 juta ton GKG, setara 2,578 juta ton beras. Jika kebutuhan beras per bulan di Jawa Tengah mencapai 93,2 kilogram per kapita per tahun, pada Februari 2018, Jateng akan surplus beras 889 ribu ton, dan pada Maret 2018 surplus beras 778 ribu ton.

Kabupaten Pati, kata Yuni, merupakan salah satu daerah yang menjalani panen raya pada Februari ini. Di mana luasan lahan yang dipanen pada bulan ini mencapai 24.757 hektare. Jauh lebih banyak ketimbang Januari lalu yang hanya panen pada lahan seluas 9.135 hektre.

Wilayah dengan potensi panen tinggi selama Februari di Kabupaten Pati tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Sukolilo, Pucakwangi, Jakenan, Winong, Jaken, dan Tambakromo.

“Rabu (7/2) ini, kami akan melakukan panen raya padi di Desa Wotan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Di tempat itu, panen dilakukan pada hamparan 1.753 hektare yang ditanami padi varietas Inpari 32 dan Ciherang dengan produktivitas 7 sampai 8 ton per hektare. Dengan panen raya ini diharapkan dapat menambah pasokan beras di Jateng dan menstabilkan harga beras di pasaran,” terangnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo SE MSi menambahkan, masa panen yang berlangsung hampir di semua wilayah provinsi ini, diharapkan semakin mempercepat stabilisasi harga beras.

Diakui, sejak pertengahan Januari 2018 lalu, harga beras di pasaran berangsur turun. Penurunan itu semakin bertambah seiring panen yang terjadi di sejumlah tempat. Bahkan, beras premium yang semula menyentuh Rp 13 ribu per kilogram, kini sudah mendekati harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.800 per kilogram. Sementara, harga beras medium yang pada medio Januari lalu berada pada kisaran Rp 12 ribu– Rp 12.500 per kilogram, saat ini sudah turun hingga Rp 11 ribu – Rp 11.800 per kilogram, dan diharapkan terus turun hingga mencapai HET Rp 9.450 per kilogram setidaknya pada Maret 2018 mendatang.

“Sekarang ini, harga beras sudah mulai stabil, tidak ada pergerakan naik. Diharapkan harga akan terus turun hingga mencapai HET. Namun penurunan itu juga dipengaruhi operasi pasar beras yang masih akan terus dilakukan hingga 31 Maret mendatang, di enam wilayah subdivre. Hingga kini, operasi pasar beras sudah dilakukan sedikitnya di 170 titik,” katanya.

Karena itu, Arif berharap masyarakat Jawa Tengah tak resah menghadapi harga beras di pasaran. Dia meminta agar masyarakat tak melakukan aksi penimbunan beras pada panen raya, yang dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap harga.

“Tak perlu panik, apalagi ini sudah masuk panen raya. Teman-teman TPID dan Satgas Pangan pun akan terus mengawal harga dan stok pangan. Jangan mencoba jadi mafia yang menimbun pangan, karena sanksinya berat,” tandasnya. (kom/ric/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...