33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Ada OP, Harga Tetap Tinggi

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Perum Bulog telah menggelar operasi pasar (OP) komoditas beras di sejumlah wilayah. Harapannya, OP ini bisa menekan harga beras yang melambung. Tapi di lapangan, harga beras masih tinggi.

Di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, beras kualitas medium masih dijual seharga Rp11.000 per kilogram. Sementara beras premium mencapai Rp13.000 per kilogram.

“Saat ini belum memasuki panen raya, jadi pasokan beras dari petani masih belum maksimal,” kata salah seorang pedagang Pasar Kliwon Rejo Amertani, Purwanti.

Menurutnya, tingginya harga beras ini masih bergantung pada beberapa faktor. Terutama pada permintaan pasar dan persediaan beras. Apalagi, kata dia, beras merupakan kebutuhan pokok yang setiap hari dibutuhkan masyarakat sehingga permintaan beras setiap hari pasti akan lebih tinggi dibandingkan dengan kebutuhan lainnya.

“Saat ini belum memasuki panen raya, jadi pasokan beras dari petani masih belum maksimal,” kata dia.

Pedagang lainnya, Agus menjelaskan, faktor cuaca yang sering hujan juga berpengaruh pada persediaan beras petani. Karena tak ada panas, proses penjemuran gabah menjadi lama dan biaya produksi bertambah tinggi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindag dan UMKM) Kabupaten Temanggung Rony Nurhastuti menuturkan, selama 24-25 Januari 2017 lalu, digelar OP beras di 6 titik. Masing-masing titik disediakan 5 ton beras kualitas medium. Beras dari Subdivre Bulog Kedu ini dijual seharga Rp9.350 per kilogram. “Kami berharap melalui OP ini, harga beras di pasaran bisa turun atau stabil,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Subdivre Bulog Kedu Sony Supriyadi mengatakan, Bulog Kedu telah melakukan OP beras sejak 5 Januari 2018 dengan mengoptimalkan peran mitra kerja, distributor, dan Rumah Pangan Kita (RPK). Menurutnya, di Kabupaten Wonosobo dan beberapa wilayah lain keterlibatan RPK cukup efektif untuk melaksanakan OP beras. “Setiap dua hari sekali RPK di Wonosobo rata-rata mengambil dua ton beras untuk OP beras di wilayah tersebut,” ucapnya. (jpg/san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Unggulan Daya Manunggal Dominasi Final

MAGELANG –Atlet - atlet unggulan dari klub Perkumpulan Bulu tangkis (PB) Daya Manunggal, tampil mendominasi final Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup VII Kab...

Stres, Pemuda Panjat Tiang Listrik

MAGELANG— Riski Galuh Prabowo, 19,  pemuda tanggung asal Paten Jurang RT 2 RW 15 Kelurahan Rejowinangun Utara, bikin repot sejumlah warga dan petugas PLN...

Dewan Dukung Investasi di Batang

BATANG–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang mendukung iklim investasi di wilayahnya dengan baik. Namun tetap dengan mengikuti aturan dan hukum yang berlaku,...

Nyampah di Sungai, Harus Diberi Sanksi Sosial

SEMARANG - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengajak seluruh masyarakat untuk proaktif merawat sungai. Sebab, jika sungai bisa kembali pada fungsinya, banyak multiplier effect yang...

Diminta Tak Mudah Percaya Hoax

SEMARANG — Kodam IV/Diponegoro membentuk pasukan khusus untuk menangani informasi hoax. Pasalnya, informasi yang tidak benar dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa. ”Kami meminta masyarakat...

Miliki Bekal, SDN 2 Pegulon Optimistis

SEMARANG- Kerap menjuarai berbagai ajang lomba tingkat kabupaten  dan provinsi, SD Negeri 2 Pegulon Kendal percaya diri mengikuti semua kategori dalam  kompetisi sekolah antar...