34 C
Semarang
Rabu, 21 April 2021

Menyikapi Minimnya Jam Pelajaran Fisika

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.COM – DALAM Kurikulum 2013 penataan 2017 tertuang pada Keputusan Direktur Jenderal Dikmen nomor 4678/D/KEP/MK/2016 tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan, mata pelajaran Fisika masuk ke dalam dasar bidang keahlian. Jam fisika hanya ada di kelas X dengan jumlah 3 jam sepekan. Fisika dibagi-bagi menjadi, fisika agri agro, fisika energi pertambangan, fisika kemaritiman perikanan agribisnis, fisika kemaritiman perikanan industri, fisika kemaritiman PKN, fisika kemaritiman PKP, fisika kesehatan dan pekerjaan, fisika kimia TIK, fisika teknologi rekayasa, fisika terapan PHP, fisika TIK. Dengan jumlah Kompetensi Dasar (KD) baik untuk KI 3 dan KI 4 minimal 10, maksimal 17 kalau dirata-rata ada 15 KD.

Menghadapi kenyataan seperti ini, guru fisika merasa terganggu, bingung, resah dan gelisah seakan terlempar dari zona aman. Biasanya pada kurikulum KTSP guru fisika tiap semester mengajar 3 KD, satu tingkat 6 KD, diajarkan dari kelas X sampai kelas XII. Pada K13 revisi 2016 tiap semester 4 KD, satu tingkat 8KD, diajarkan di kelas X dan Kelas XI. Itupun terseok- seok memberikannya ke peserta didik, karena kurang jam tatap muka, sementara materi fisika berupa teori dan praktek.

Paradigma Kurikulum 2013 Penataan 2017, membuat guru fisika berpikir bagaimana menghadapi tuntutan Kurikulum 2013 Penataan 2017 perihal jam yang limit cuma 3 jam di kelas X dengan rata-rata 15 KD. Padahal, biasanya diselesaikan 2-3 tahun pengajaran, tapi ini harus selesai 1 tahun pengajaran. Apalagi tuntutan baru yang menjadi pembeda RPP K13 revisi 2016 dengan RPP K13 penataan 2017 dimana RPP harus memunculkan dan meng-insert empat (4) macam point yaitu, 1) Penguatan Pedidikan Karakter (PPK), 2) Literasi, 3) Ketrampilan abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, dan 4) Colaborative dan mengintegrasikan HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau kemampuan berpikir tingkat tinggi.

spot_img

Latest news

Related news

1 KOMENTAR

  1. guru yang mengajar mapel fisika di smk yakin bakalan resah tiap tahunnya karena mapel tsb hanya ada dikelas X, masih untung seandainya mapel fisika ada dikelas X dan XII saya rasa masih aman, dan pengajar fisika tdk akan kehilangan banyak jamjar .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here