33 C
Semarang
Kamis, 29 Oktober 2020

Waspadai Kampanye Hitam

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Masyarakat Jateng diminta benar-benar lebih bijak dan tidak sembarangan dalam menggunakan medsos terutama menjelang Pilgub Jateng. Sebab, jika menyebar berita hoax, ujaran kebencian maupun berkampanye dengan isu SARA akan berurusan dengan Polda Jateng. Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap kampanye hitam.

Ketua Komisi A DPRD Jateng, Masruhan Samsurie meminta masyarakat tak sembarangan menggunakan medsos. Jangan sampai masyarakat menjadi korban dan harus berurusan dengan pihak berwajib. “Memasuki Pilgub dan Pilkada, masyarakat jangan menyabar black campaign atau isu SARA,” kata Masruhan dalam Dialog bersama Parlemen Jateng “Awas Kampanye Hitam” di Hotel Hoormans Semarang.

Ia menambahkan, kampanye hitam pasti terjadi dalam setiap pelaksanaan Pilkada, termasuk Pilgub Jateng. Untuk itu, ia terus melakukan antisipasi agar kejadian tersebut tak terjadi di Jateng. Dan tentunya tanpa menghilangkan greget agar Pilgub bisa lebih ramai dan bisa melahirkan pemimpin yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Jangan sampai kampanye hitam yang berbau SARA dan hoax terjadi di Pilgub. Kami akan terus melakukan pengawasan berkoordinasi dengan instansi terkait,” ucapnya.

Partisipasi masyarakat juga diharapkan bisa maksimal dalam Pilgub Jateng. Sebab, bagaimanapun juga memilih akan menentukan masa depan Jateng lima tahun ke depan. Untuk itu, jangan sampai tidak terlibat mengingat ini merupakan proses demokrasi di Jateng. “Partisipasi masyarakat harus ditingkatkan, agar pelaksanaan Pilgub benar-benar bisa mewakili seluruh masyarakat Jateng,” tegasnya.

Pengamat Politik Undip, Nur Hidayat Sardini, mengatakan tak ada dinamika, bahkan cenderung menakuti dalam Pilgub Jateng. Akhirnya masyarakat serba salah dan partisipasinya tak maksimal. “Jateng termasuk yang adem ayem tidak ada dinamika. Ini juga tidak bagus dalam Pilkada,” katanya.

Ia menambahkan, pemilih itu harusnya menjadi juri yang sebenarnya dalam Pilgub dan Pilkada 2018. Ia meminta agar informasi bisa lebih terang dan jelas agar masyarakat lebih paham. Selain itu, pemahaman ini sebagai proses demokrasi agar bisa lebih hidup. “Saya melihat dinamikanya tak bagus, dan ini membuat masyarakat miskin informasi dalam Pilgub,” tambahnya.

Kasubdit Unit Cyber Crime Subdit 2 Dit Reskrimsus Polda Jateng AKBP Teddy Fanani mengaku siap untuk mengawasi Pilgub Jateng. Pihaknya sudah membuat tim cyber agar tak ada berita hoax, isu SARA yang membuat perpecahan masyarakat Jateng. “Kami sudah melakukan pengawasan baik langsung maupun di medsos. Ini agar pelaksanaan Pilgub benar-benar fair dan tak terjadi perpecahan di masyarakat,” tambahnya. (adv/fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...