Langgar Perda, Usaha Peternakan Disegel

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sebagai bentuk penegakan perda, Satpol PP Kabupaten Semarang kembali melakukan penutupan tempat usaha. Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang, Tajudin Noor mengungkapkan penutupan dilakukan di tempat usaha peternakan PT Sri Sarwa Adhimulia (SAA).

“Lokasinya di Dusun Cerbonan, Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang,” ujar Tajudin, Senin (5/2). Penutupan dilakukan karena tempat usaha tersebut melanggar beberapa peraturan. Seperti izin Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) lokasi peternakan, izin gangguan (HO) dan izin usaha peternakan (IUP) sudah tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tidak sesuainya dokumen perizinan tersebut sehingga bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Semarang No 9 Tahun 2014 tentang izin gangguan, dan Perda Kabupaten Semarang No 3 Tahun 2016 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Tajudin mengungkapkan, sejumlah dokumen perizinan yang dimiliki PT SAA sudah tidak sesuai lagi karena habis masa berlakunya. Perizinan itu antara lain, izin gangguan yang dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup dan izin usaha peternakan dari Dinas Peternakan.

“Perizinan itu dikelurkan 2007 dan sudah habis masa berlakunya. Tapi sampai sekarang dokumen perizinan tersebut belum atau tidak diperpanjang lagi,” katanya. Penutupan oleh petugas juga dilakukan dengan menutup lokasi usaha menggunakan pita Satpol PP.

Juga dengan ditempelkan stiker penyegelan yang berbunyi ‘Diberhentikan Sementara’ di lokasi tersebut. “Di lokasi usaha peternakan juga kita pasang banner bertuliskan ‘Ditutup Belum Berizin’,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This