33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Kota Metropolitan Paling Layak Huni

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM – DI Indonesia setidaknya ada 10 kota yang dapat disebut sebagai kota metropolitan karena menjadi kota inti sebagai pusat aktivitas masyarakat yang dikelilingi oleh kota-kota satelit di sekitarnya. Sebut saja Surabaya yang dikelilingi oleh Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo, dan Lamongan. Atau juga Jakarta yang dikelilingi oleh Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur.

Namun tak hanya identik dengan kota satelit di sekelilingnya, kota metropolitan di Indonesia juga identik dengan banyaknya permasalahan perkotaan yang lebih kompleks dibanding kota-kota lainnya karena populasi penduduk yang besar. Permasalahan tersebut antara lain seperti tingkat biaya hidup yang tinggi, ketersediaan lahan hunian yang semakin kecil, hingga kebutuhan trasportasi yang semakin meningkat.

Dari sekian banyak kota metropolitan tersebut, hanya ada 3 kota metropolitan yang dianggap paling layak huni di Indonesia. Tiga kota tersebut adalah Kota Semarang, Kota Denpasar, dan Kota Palembang. Hal tersebut dapat terlihat dari Most Livable City Index 2017 (Indeks Kota Paling Layak Huni 2017) yang dirilis oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia.

Dalam rilis tersebut, IAP setidaknya menyebutkan ada 7 kota paling layak huni di Indonesia, yaitu Solo dengan indeks layak huni sebesar 66,9 persen, Palembang 66,6 persen, Balikpapan 65,8 persen, Denpasar 65,5 persen, Tangerang Selatan 65,4 persen, Semarang 65,4 persen  , dan Banjarmasin 65,1 persen.

Bagi Kota Semarang, menjadi kota metropolitan paling layak huni ketiga adalah merupakan sebuah capaian positif. Ini karena pada rilis Most Livable City Indeks 2014, Kota Semarang hanya berada pada peringkat ke-5 sebagai kota metropolitan paling layak huni.

Terkait hal itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengaku sedikit lega mengetahui hasil indeks kota paling layak huni tersebut. “Kalau puas ya belum, tapi tentu saja ini sebuah hal positif, yang berarti upaya yang kami lakukan ada dampaknya,” tutur Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut, selepas memimpin rakor OPD Pemeritah Kota Semarang, Senin (5/2).

Hendi menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan kelayakan huni adalah dengan menggratiskan sejumlah fasilitas untuk meringankan beban masyarakat, seperti berobat gratis, sokolah gratis, hingga rekreasi gratis.

”Sebagai kota metropolitan yang pertumbuhannya sangat cepat dan dinamis, kuncinya adalah pemerintah harus terus bergerak dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mulai dari air bersih, ketersediaan angkutan umum, Ruang Terbuka Hijau (RTH), ketersediaan fasilitas penyandang difabel, dan seterusnya,” tegas Hendi.

Terkait kebutuhan transportasi, Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Hendi telah menyediakan enam koridor BRT Trans Semarang. Bahkan di tahun ini Hendi bersiap untuk menambah satu koridor BRT, serta Bus Sekolah Gratis khusus pelajar.

Sedangkan terkait kebutuhan air bersih, PDAM Tirta Moedal milik Pemerintah Kota Semarang diakui Hendi memang baru mencukupi 62 persen kebutuhan air bersih di Semarang. “Namun tahun ini kami mulai membangun Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat untuk menambah pasokan air,” tandasnya. (*/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Prostitusi Online Marak

RADARSEMARANG.COM, TEGAL–Dulu para wanita Pekerja Seks Komersil (PSK) melakukan bisnis lendir dengan cara konvensional, seperti mangkal di emperan jalan atau lokalisasi. Seiring dengan perkembangan...

Senin, Mirna Launching Sekolah Berprestasi

KENDAL-Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengapresiasi program Sekolah Berprestasi Menuju Kendal Permata Pantura yang digagas Jawa Pos Radar Semarang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten...

Pemanasan Sebelum POPNAS

SEMARANG – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng bersama Universitas Semarang (USM) akan menggelar kejuaraan taekwondo yang cukup bergengsi tahun ini. Bahkan boleh dikatakan kejuaraan...

Ribuan Warga Ikuti Haul Mbah Sholeh Darat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ribuan warga dari berbagai kota di Jawa Tengah memadati Makam KH Sholeh Darat di kompleks Pemakaman Umum Bergota, Semarang. Mereka datang...

Poles Variasi Permainan

SEMARANG- Tim sepak takraw putri makin optimis menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Jateng. Sejumlah laga latihan telah dilakoni untuk mengukur kemampuan. Terakhir, saat...

Curi Gabah, Babak Belur Dihajar Massa

DEMAK-Nasib apes dialami Sugiyanto, 35, warga Desa Wringinjajar, RT 2 RW 4, Kecamatan Mranggen. Ia babak belur dihajar massa setelah mencuri gabah diselep atau...