33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Pemkot Tunggu Surat PSIS

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) masih menunggu pemberitahuan resmi dari manajemen PSIS Semarang terkait kejelasan status Stadion Moch Soebroto. Sebab telah beredar kabar kalau Stadion Moch Soebroto tidak lolos verifikasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk digunakan sebagai kandang tim Liga 1.

Kabid Cipta Karya DPU-PR Kota Magelang Puji Hartono mengatakan, hingga Minggu (4/2), tidak ada informasi resmi apapun dari PT LIB maupun PSIS Semarang soal status Stadion Moch Soebroto. Informasi yang diperoleh pihaknya masih sebatas pemberitaan di media massa dan dinilai belum lengkap.

“Seharusnya ada pemberitahuan resmi ke kami, seperti memakai surat atau bentuk lain. Selain itu juga dikemukakan alasan kenapa stadion yang kami miliki tidak standar untuk Liga 1. Alasan ini penting agar kami bisa melakukan langkah, seperti perbaikan atau lainnya,” kata Puji.

Puji mengaku, pihaknya tetap akan menunggu pemberitahuan secara resmi dari PSIS Semarang karena statusnya adalah calon pengguna Stadion Moch Soebroto. Apalagi, PSIS Semarang juga telah mengajukan permohonan pemakaian stadion secara resmi. “Sambil menunggu, kami juga akan membahas masalah ini dengan pimpinan. Hal ini penting untuk menentukan langkah selanjutnya,” papar Puji.

Sembari menunggu surat pemberitahuan, pihaknya mengaku tetap akan meningkatkan performa dan sarana prasarana stadion. Stadion yang hampir satu bulan ditutup karena memaksimalkan perawatan rumput, kini telah dibuka kembali untuk umum. Selain itu, permasalahan tarif sedang dikaji kembali oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Sudah kami buka dan silakan bagi siapa saja yang ingin pakai bisa ajukan permohonan ke kami baik sepakbola maupun atletik. Satu bulan memang sengaja kami tutup untuk mengoptimalkan perawatan rumput yang awal mula rencananya akan digunakan PSIS Semarang untuk kandang mereka,” tandas Puji. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Penanganan Banjir Belum Serius

“Harus ada solusi segera atas bencana banjir Sayung ini. Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) harus ambil langkah segera untuk menormalisasi sungai,” Fahrudin Bisri...

Duta Lingkungan Hidup

RADARSEMARANG.COM - ADINDA Agustin berhasil terpilih sebagai Juara 1 Duta Lingkungan Hidup 2018 Kota Semarang. Dengan predikat tersebut, mahasiswi program studi Kesehatan Masyarakat Fakultas...

Mabuk, Pengunjung Karaoke Ceburkan Mobil

SEMARANG - Nasib sial dialami seorang pemuda bernama Wahidi, 30, warga Plamongan Elok Pedurungan. Akibat banyak mengonsumsi minumas keras di tempat karaoke, dia salah...

Menyikapi Musibah Di Masa Iddah

Pertanyaan : RADARSEMARANG.COM - Assalamu’alaikum Bapak DR. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag di Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh  Allah SWT. Saya ingin...

Cegah Kejahatan, Polres Bentuk Tim  Leopard

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Maraknya aksi kejahatan yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan, Kapolres Pekalongan, membentuk tim khusus reaksi cepat yang diberi nama Tim Leopard, Kamis...

Luncurkan Single Mailbox

RADARSEMARANG.COM - NAMA Dylla Fadylla sudah cukup akrab di telinga pecinta dangdut. Pemilik ayam geprek ‘Waroeng Mundhut Dhewe’ di bilangan Undip Semarang ini sudah...