33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Bupati Klaim Telah Jawab Rekomendasi Dewan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Bupati Semarang Mundjirin mengklaim sudah menjawab surat rekomendasi dari DPRD. Surat rekomendasi tersebut terkait dengan maraknya pelanggaran Perda Perizinan.

“Sewaktu ditanyakan di paripurna DPRD kemarin sebetulnya sudah ada jawaban tertulis,” ujar Mundjirin, Minggu (4/2).

Surat jawaban tersebut untuk menanggapi rekomendasi Pansus IV DPRD Kabupaten Semarang yang dinilai saat ini masih banyak permasalahan di bidang perizinan.

Bahkan Fraksi PKS mengancam akan mengeluarkan hak interpelasi kepada bupati apabila tidak segera menjawab surat rekemendasi tersebut.

“Tapi saya belum baca dan koreksi, sehingga belum saya tandatangani. Baru kemarin saya tandatangani, mungkin hari ini sudah masuk ke dewan,” ujarnya.

Meski begitu, Mundjirin tidak akan mempermasalahkan apabila interpelasi tersebut benar-benar dilakukan oleh Fraksi PKS. Menurutnya, interpelasi merupakan hak dari setiap anggota dewan sebagai bentuk untuk menjalankan tugas pengawasannya.

“Itu sah-sah saja, tupoksinya dewan kan legislasi, pengawasan dan budgeting. Dalam pengawasan kalau dinilai dewan ada  yang kurang pas kan perlu ditanyakan, mekanismenya melalui interpelasi,” katanya.

Ia juga tidak akan menghalang-halangi apabila setiap anggota dewan hendak melakukan interpelasi kepada dirinya. Sebagai eksekutif, interpelasi merupakan hal yang wajar. “Intrepelasi kan haknya dewan. Kita tidak boleh menghalangi-halangi,” ujarnya.

Adanya anggapan dari kalangan dewan tentang pelanggaran perizinan yang terkesan dibiarkan, menurutnya tidak semua penegakan Perda selalu ada tembusan ke DPRD.

Sehingga, lanjutnya, wajar jika dewan beranggapan saat ini masih banyak pelanggaran Perda yang terkesan dibiarkan oleh eksekutif.

“Itu yang mungkin dirasa (tidak ada penegakan perda). Padahal ada yang sudah tiga kali diperingatkan, ada juga dipasang spanduk belum berizin dan disegel dengan memasang garis Satpol PP, itu salah satu tindakan kita,” katanya.

Menurutnya, penutupan tempat usaha yang diketahui melanggar perda harus dikaji lebih dalam. Karenannya di dalam perusahaan tersebut menampung ratusan bahkan ribuan pekerja. Menurutnya, apabila secara sembarangan ditutup, nasib dari ribuan pekerja tersebut juga harus dipikirkan. (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...