33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Aplikasi “Jurus Panca Sang Guru” dalam Pendidikan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – GURU memegang  peranan  kunci  dalam  pembentukan  watak  dan  perilaku pelajar pemegang estafet kepemimpinan bangsa Indonesia pada masa yang akan datang. Menyadari pentingnya kedudukan dan tanggung jawab               terhadap perkembangan potensi pelajar, guru wajib membekali pelajar dengan hal-hal positif dan arah yang lurus.

Arah lurus yang harus ditempuh oleh sang guru untuk mencegah tindak kekerasan di kalangan pelajar itu terdapat dalam “Jurus Panca Sang Guru.” Jurus panca sang guru adalah lima arah lurus yang harus ditempuh sang guru untuk mencegah tindak kekerasan di kalangan pelajar, yang meliputi; penanamkan kebiasaan menulis buku catatan harian di kalangan pelajar, mendongeng untuk mengawal pembelajaran, mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan pada mata pelajaran yang diampu, melaksanakan pembelajaran dengan ikhlas, sabar dan penuh kasih sayang, serta menerapkan pendidikan tanpa kekerasan.

Terkait dengan penanamkan kebiasaan menulis buku catatan harian, para pelajar perlu memiliki satu buku khusus sebagai buku harian pribadi. Melalui buku harian, seorang pelajar dapat mencurahkan segala sesuatu (tanpa batas) yang bersifat pribadi atau bertema keluarga dan dianggap cukup penting bagi diri sendiri.

Lalu tentang mendongeng untuk mengawali pembelajaran. Setiap masuk kelas, guru perlu meluangkan waktu sekitar 10 menit untuk mendongeng, yakni  sebelum  memulai  pelajaran.  Melalui  dongeng,  peserta  didik  diharapkan dapat belajar dari kehidupan orang-orang terdahulu (tokoh-tokoh dalam dongeng). Kehidupan yang dimaksud adalah kehidupan tokoh yang berakhlak mulia. Sebab, kisah-kisah kehidupan yang bernilai  akhlak  mulia  dapat memberikan  peluang  kepada  peserta  didik  untuk tumbuh dan berkembang menjadi manusia berakhlak mulia, sehingga kelak terhindar dari tindak kekerasan.

Tentang implementasikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan pada mata pelajaran yang diampu. Pelajar sebagai generasi muda perlu dibekali Iman dan Takwa  (Imtak), sehingga kelak menjadi pemimpin negeri yang berakhlak mulia. Pembekalan imtak kepada peserta didik tidak hanya menjadi tanggung jawab guru Agama. Guru non Agama pun perlu mengimplementasikan nilai-nilai imtak pada mata pelajaran  yang diajarkannya. Guru mata pelajaran nona gama harus pandai meramu butir-butir pembelajaran dengan dalil-dalil ayat suci Alquran atau hadis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...