33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Tampung Usulan, DPRD Bahas 19 Raperda

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Setelah menampung berbagai masukan masyarakat dan usulan eksekutif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang 2018 ini menargetkan akan menyelesaikan sebanyak 19 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Empat di antaranya merupakan inisiatif DPRD Kota Semarang. Sedangkan sisanya merupakan usulan dari eksekutif atau jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

“Kami menerima banyak masukan dan usulan, baik dari masyarakat maupun eksekutif. Setelah dikaji, sedikitnya ada 19 Rancangan Peraturan Daerah(Raperda) yang akan kami selesaikan tahun ini,” katanya Ketua Badan Pembentukan Perda (BPP) DPRD Kota Semarang, Fajar Rinawan Sitorus,kemarin.

Semua Raperda yang ditetapkan mendesak dilakukan pembahasan lebih lanjut. Sebab, Raperda tersebut rata-rata berkaitan dengan kepentingan masyarakat. “Dari 19 Raperda, empat di antaranya usulan legislatif. Sedangkan sisanya adalah usulan eksekutif. Kebanyakan memang usulan dari Pemkot Semarang yang mendesak dibahas,” katanya.

Raperda yang akan dibahas di antaranya adalah Raperda Pembentukan BPR Syariah Kota Semarang, Raperda Pembentukan Bank Pasar Kota Semarang, Raperda Keolahragaan, Raperda Penataan Sanitasi dan Raperda Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kota Lama. “Selain itu juga Raperda lain yang menyangkut internal DPRD dan Pemerintah Kota Semarang,” katanya.

Dia berharap pembahasan Raperda ini berjalan lancar. Sehingga Raperda tersebut segera disahkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu menjadi payung hukum bagi Pemerintah Kota Semarang dalam menjalankan roda pemerintahan.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi sebelumnya mengatakan, ada dua Perda di Kota Semarang yang dihapus, yakni Perda Nomor 2 tahun 2013 tentang pengelolaan air tanah, dan Perda Nomor 20 tahun 2011 tentang Izin Gangguan atau dikenal izin HO (Hinder Ordonantie).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Digugat Jasa Konstruksi, Pemkab Tunjuk Kejari

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Batang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang terus berkomitmen dan bekerja sama dalam bidang pendampingan hukum. Salah satunya,...

Raih Penghargaan Kota Cerdas

MAGELANG—Kota Magelang meraih penghargaan kali kedua sebagai Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017 untuk kategori kota kecil. Sebelumnya, Kota Sejuta Bunga berhasil meraih peringkat...

Bermodal Mesin Jahit Bekas dan Kios Mungil

Bermodal mesin jahit bekas dan kemauan kuat, Yoga Adi Siswaya mampu membuktikan sebagai perajin yang mumpuni. Pemilik Krisnayi Shoes Kota Magelang ini, mampu memenuhi...

Atlet Sepatu Roda Butuh Sirkuit Khusus

MAGELANG—Atlet sepatu roda di Kabupaten Magelang berharap ada sirkuit khusus bagi mereka untuk berlatih. Satu sisi, selama ini berbagai penghargaan telah diraih atlet sepatu...

Jogging Bareng Relasi

Lari pagi alias jogging tidak hanya sarana untuk berolahraga. Namun juga bisa digunakan untuk meningkatkan keakraban dengan relasi. Setidaknya hal itu yang dilakukan Hari...

Anggaran Minim, Target PSIW Tinggi Takluk dari Persitema 0-2

WONOSOBO – Persatuan Sepak Bola Indonesia Wonosobo (PSIW) U-17 menargetkan mampu melesat jauh dalam Liga Soeratin 2017. Dalam penyisihan grup C, PSIW akan berhadapan...