33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Harga Properti Relatif Stabil

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kondisi pasar properti residensial di Kota Semarang pada triwulan IV lalu menunjukkan pergerakan yang positif walaupun nilainya tidak signifikan, sehingga dapat dikatakan pertumbuhannya relatif stagnan.

Kepala Group Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jateng, Rahmat Dwisaputra mengatakan, harga properti residensial di pasar sekunder untuk Kota Semarang pada triwulan IV naik sebesar 0,26 persen bila dibanding triwulan sebelumnya. Kenaikan harga tertinggi terjadi di wilayah Semarang Tengah sebesar 0,36 persen.

Sementara secara tahunan, harga properti mengalami penurunan sebesar -0,26 persen bila dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Berbalik arah dibandingkan triwulan IV 2016 yang tumbuh sebesar 0,14 persen bila dibanding tahun sebelumnya. “Penurunan harga terjadi di semua wilayah kecuali Semarang Selatan yang masih menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,29 persen,” ujarnya.

Harga tanah residensial pada triwulan IV tahun lalu juga tercatat mengalami pertumbuhan, baik secara triwulanan maupun tahunan. Harga tanah di pasar sekunder tumbuh sebesar 0,50 persen dibanding triwulan sebelumnya

Secara tahunan, harga tanah mengalami pertumbuhan sebesar 1,08 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan harga tanah ini tercatat lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga properti. Adapun kenaikan harga tanah tertinggi secara triwulanan terjadi di wilayah Semarang Barat sebesar 0,73 persen dibanding triwulan sebelumnya. Sementara secara tahunan kenaikan tertinggi terjadi di wilayah Semarang Selatan sebesar 2 persen.

Pertumbuhan properti residensial pada triwulan IV 2017 juga terindikasi dari penyaluran kredit konsumsi yang meningkat 9,75 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan KPR untuk kepemilikan rumah segmen menengah dan menengah atas (rumah tinggal tipe di atas 70) menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,08 persen. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Puasa Merubah Takdir Sosial Kemanusiaan

PERUBAHAN dalam hidup adalah niscaya. Yang tetap dalam kehidupan adalah perubahan itu sendiri. Namun kata perubahan sering diperlakukan secara sederhana dan tak bisa dipertanggungjawabkan....

Guru Agama Katolik Masih Kurang

WONOSOBO - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Wonosobo menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru Agama Katolik, Selasa - Kamis (18-20/4). Acara yang dihelat di Rumah...

Edukasi Pelajar untuk Menabung Sejak Dini

Bank Bapas 69 Magelang semakin gencar memberikan edukasi menabung bagi masyarakat pada usia dini melalui program Simpanan Pelajar (Simpel). Hasilnya luar biasa. Dari produk...

Membumikan Ajaran Buddha

MUNGKID–Magelang menjadi tuan rumah Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) Nasional X Tahun 2017, mulai 2 November hingga 5 November 2017. Sebanyak 1600 peserta dari 32...

Ingin Sistem Lelang Diubah Jadi Swakelola

MUNGKID - Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dialokasikan ke desa-desa akan diubah sistem penyalurannya. Jika...

Pameran Kehidupan dan Pembangunan Kota

Pengunjung menyaksikan pameran di gedung Widya Mitra,  Semarang, Jumat (10/11). Berbagai karya seni dalam bentuk foto, poster, lukisan dan instalasi art yang sudah dikerjakan...