33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Gerakan Siswa dan Pramuka Sapa dengan Metode Cek–Klik

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – TANGGAL 13 Januari 2018  ada 84 warga kelurahan Patapahan,  Kecamatan Lebuk Pakam, Kabupaten Deli Sumatera Utara juga keracunan saat makan mie rebus. (Surya Dharma,Minggu 14 Januari 2018).  Untuk mengatasi semua kejadian yang berhubungan dengan pencemaran dan keracunan tersebut  BPOM tidak sendiri, para siswa dan Pramuka Sapa (Sadar Pangan Aman) akan membantunya dengan metode Cek-Klik.

Sebenarnya perwujudan dan pemenuhan konsumsi pangan yang aman, bermutu dan bergizi sudah ada dalam Undang-undang tentang Pangan yaitu UU No.18 tahun 2012 yang berbunyi: “ Kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi”.

Oleh karena itu, selain menetapkan norma, standar, dan prosedur keamanan pangan, pemerintah pusat dan daerah harus menjemin penyelenggaraan/penerapan  sistem jaminan mutu dan keamanan pangan pada rantai pangan secara terpadu.

Usaha yang telah dilakukan pemerintah diantaranya pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) oleh Puan Maharani bersama Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito di Taman Mini Indonesia Indah pada tanggal 23 Nopember 2016. Germas Sapa merupakan gerakan bersama semua komunitas masyarakat dan jjejaring keamanan pangan nasional. Keberhasilan Germas Sapa tidak hanya didukung dari institusi, melainkan seluruh kualitas sumber daya manusia Indonesia, baik dari Kementrian dan Pemerintah Daerah, PKK, Bhayangkari, Dharma Pertiwi, Pramuka dan para siswa dari seluruh jenjang pendidikan.

Perlu komitmen bersama dari seluruh komponen bangsa ini untuk berperan aktif meningkatkan keamanan pangan. Keamanan mulai dari proses produksi, peredaran hingga konsumsinya.

Masalah utama keamanan pangan tersebut meliputi: 1) penggunaan pengawet dan pemanis buatan yang melebiihi batas; 2) penggunaan bahan kimia yang dilarang pada pangan, seperti boraks, formalin, dan pewarna rhodamin B dan methanol yellow; 3) keracunan setelah mengkonsumsi pangan; 4) kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan dalam memasak makanan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

1.333 Siswa Ikuti Manasik Haji

Sebanyak 1.333 siswa Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Salatiga turut serta dalam kegiatan manasik haji MI Kota Salatiga Tahun 2017 di lapangan Pancasila, Selasa (3/10). Peserta...

LG Gaet Pasar Perempuan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – LG Electronics menggaet pasar perempuan melalui teknologi SmartThinQ. Inovasi tersebut berbasis keterhubungan perangkat wifi, memungkinkan penggunanya untuk melakukan berbagai perintah pengaturan...

Perawatan Kendaraan Kembali Meningkat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pascamudik Lebaran, sejumlah bengkel kembali dipadati konsumen. Sebagian besar melakukan pengecekan kelaikan kendaraan usai digunakan perjalanan jauh. Area Service Coordinator Astra Jawa Tengah dan...

Potensi Lahirnya Atlet Trampoline dari Semarang Mantul Sekolah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Harapan munculnya atlet trampoline digaungkan dari Gravity Indoor Trampoline Park Semarang. Wahana yang telah menjadi tempat bermain dan olahraga trampoline sekaligus...

Jateng Kalah Saing dengan Jogjakarta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Robot buatan kampus Jateng, belum bisa berbicara banyak di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional III wilayah (Jawa bagian tengah, Kalimantan bagian timur...

Ganjar Terima Penghargaan HAM dari Jokowi

SURAKARTA–Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI menganugerahkan penghargaan kepada Provinsi Jateng sebagai Provinsi Peduli HAM 2017. Penghargaan untuk Jateng terasa spesial karena...