33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Buntu, Reskrim Limpahkan ke Laka

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Polres Semarang belum menemukan unsur pidana yang diduga dilakukan Nur Chamid, 51, kepada istrinya, Sri Rahayu 40, warga Dusun Macanan RT 07 RW II, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, yang meninggal setelah jatuh dari angkot yang dikemudikan suaminya. Karena menemukan kebuntuan, pihak Sat Reskrim Polres melimpahkan kasus tersebut ke Unit Laka Lantas.

“Dari gelar awal, kami saat ini belum bisa menemukan ada unsur pidana. Maka kami limpahkan penanganannya ke Unit Laka Lantas,” ujar Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Yusi Andi Sukmana, Jumat (2/2).

Dijelaskan Yusi, saat pemeriksaan Chamid tetap bersikukuh memberikan keterangan ke polisi bila korban loncat dari mobil angkot H 1055 BB yang ia kemudikan. Setelah loncat dari angkot, korban terjatuh dan kepalanya terbentur batu.

“Unit laka akan menyelidiki kasus tersebut untuk menyimpulkan apakah peristiwa tersebut memenuhi unsur kecelakaan lalu lintas atau bukan. Temasuk apakah ada unsur kelalaian,” terangnya.

Dari olah TKP yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Semarang diketahui bila korban ketika pulang kerja di pabrik briket arang berpapasan dengan suaminya yang saat itu mengendarai angkot, kemudian ikut naik angkot.

Selain korban, ada satu penumpang di dalam angkot yang harus diantar Chamid ke Pasar Kembangsari Tengaran. Setelah mengantar penumpang tadi, korban dan Chamid balik arah ke Kota Salatiga.

“Setelah itu baru ada peristiwa tersebut. Pengakuan Chamid, korban loncat dari kendaraan,” kata Yusi. Namun saat ditanya apa penyebab korban loncat dari angkot, Yusi tidak membeberkannya. Melihat korban loncat dari angkot Chamid kemudian menolong.

Selain memeriksa Chamid, polisi juga telah memeriksa saksi. Termasuk akan mencari rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian. Terkait hasil visum yang menyebutkan terdapat luka lebam di tubuh korban, Yusi mengatakan akan dibuktikan lagi. Apakah luka itu berasal dari kekerasan fisik yang dilakukan oleh Chamid atau tidak.

Polisi juga akan memperbanyak keterangan saksi mata di sekitar TKP. Perkembangan informasi yang didapat akan disinkronkan dengan hasil pra-rekonstruksi di TKP. “Nur Chamid masih kita amankan, bukan ditahan,” katanya. (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hendi Respon Keluhkan Revitalisasi Kota Lama

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa (24/4) kemarin, mengundang kontraktor pelaksana revitalisasi Kota Lama dan komunitas penggiat Kota Lama Semarang untuk berdiskusi terkait...

239 Tenaga Kebersihan Dapat KIS

BATANG – Guna menjamin kesehatan 239 tenaga kebersihan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, Pemkab setempat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan Kartu Indonesia Sehat...

Jual Beli Akun Driver Ojek dan Taksi Online

RADARSEMARANG.COM - Akun driver transportasi online, baik ojek maupun taksi online, kini banyak diperjualbelikan. Harganya mulai Rp 300 ribu-Rp1 juta per akun. Biasanya vendor...

Truk Batu Bata Hajar Truk Boks dan Grand Livina

SEMARANG–Lantaran truk bermuatan 9.000 batu bata bernopol H 1819 AN kehilangan kendali, menghajar truk boks dan mobil Grand Livina bernopol H 9446 WR saat...

Kontraktor Diminta Ikut Tanggung Jawab

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Kalangan DPRD Kabupaten Semarang berharap kontraktor pembangunan jembatan Sunut di Dusun Sapen Desa Candirejo Kecamatan Pringapus juga ikut bertanggung jawab atas...

Baznas Salurkan Beasiswa kepada  395 Siswa

PEKALONGAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekalongan menyalurkan dana beasiswa kepada 395 siswa SD/MI,SMP/MTs dan SMA/MA di Kota Pekalongan yang dinilai kurang...