33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Pimpin Apel Kenakan Sarung

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, CILACAP – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memimpin apel GP Ansor dan Banser se- Kabupaten Cilacap dalam rangka Harlah ke-92 NU, di Alun-alun Majenang, Kamis (1/2). Ganjar mengajak segenap elemen bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mengenakan sarung lurik warna kuning dipadu dengan atasan jas hitam, orang nomor satu di Jateng itu meminta GP Ansor dan Banser merapatkan barisan, bergotong-royong dengan seluruh elemen masyarakat bersama-sama mengawal Indonesia dari berbagai serangan. “Mari kita bersama-sama menjaga NKRI, karena cita-cita negara tidak hanya untuk besok hari, tetapi untuk selamanya dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” katanya saat menjadi pembina Apel.

Gangguan terhadap NKRI, menurut Ganjar, semakin nyata dengan munculnya kelompok-kelompok yang ingin mengganti sistem dan dasar negara. “Termasuk ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Jika ada pengaruh mengancam keutuhan NKRI, ideologi-ideologi yang tidak sama dengan konstitusi maka Banser terdepan untuk menghadapinya,” tandas Gubernur di hadapan ratusan GP Ansor dan Banser.

Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan, gangguan terhadap NKRI selalu ada. Apalagi sekarang era globalisasi, semua tanpa batas yang jelas. Termasuk nilai-nilai di masyarakat baik bidang sosial, politik, budaya maupun lainnya tidak jelas batasannya. “Cara menjaga agar jadi jelas adalah, apakah itu sesuai dengan ideologi dan dasar negara Indonesia,” katanya.

Menurutnya, jika ada perbedaan pandangan, semua harus berembuk, semua diselesaikan dengan musyawarah untuk mufakat itu asli Indonesia. Bukan justru berkelahi, saling menghujat, fitnah, dan menyebarkan berita bohong atau hoax.

“Saya mewakili masyarakat Jateng, mengucapkan terima kasih kepada Ansor dan Banser yang merupakan sedulur tua, karena dua organisasi ini lahir sebelum Indonesia merdeka, dan lebih tua dari partai politik yang ada sekarang,” tegasnya. (amh/ric)

Berita sebelumyaDishub Belum Siap Kir Embos
Berita berikutnyaRamah Difabel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pecah Kaca, Perampok Gondol Rp 100 Juta

DEMAK- Aksi kriminalitas dengan modus pecah kaca mobil menimpa pengusaha konstruksi bernama Solikin. Kejadiannya saat warga Desa Tugu, Kecamatan Sayung, itu memarkirkan mobil Honda...

Paramount Land Raih Housing Estate Awards

SEMARANG- Paramount Land berhasil meraih penghargaan dalam ajang Housing Estate Awards 2017 kategori “Most Favoured Middle Class Township Scale Housing Estate in Tangerang, Banten”...

Sinyal ROTASI

SEMARANG – Head coach PSIS, Subangkit, memberikan sinyal melakukan rotasi komposisi pemainnya ketika melakoni laga lanjutan Liga 2 menjamu PPSM Magelang di Stadion Jatidiri...

Polines Buka Program Magister Terapan Teknik Telekomunikasi

SEMARANG - Politeknik Negeri Semarang (Polines) secara resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru angkatan I program Magister (S2) Terapan Teknik Telekomunikasi. Program magister pertama di...

Kemeriahan Kaum Difabel Unjuk Talenta

SEMARANG- Terdorong rasa bangga dan nasionalisme yang begitu besar, Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Indonesia (PPDI) DPC Kota Semarang menyelenggarakan peringatan kemerdekaan bertajuk “Disability for...

Wardah 

Oleh: Dahlan Iskan Begitu banyak yang serba kebetulan di balik melejitnya kosmetik Wardah. Tapi saya tidak setuju kalau itu disebut kebetulan. Seperti juga  suksesnya Rusto’s...