33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Empat Pendaki Merbabu Dipaksa Turun

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Meski sudah dilakukan sosialisasi terkait larangan sementara pendakian ke Gunung Merbabu, masih saja ada yang nekat. Akibatnya, petugas tiket Taman Nasional Gunung Merbabu di Basecamp Cuntel Kecamatan Kopeng, Widarto, memaksa ada empat pendaki turun dari Jawa Timur saat hendak melakukan pendakian.

“Sebenarnya mereka sudah tahu kalau ada penutupan, tapi yang bersangkutan penasaran. Tapi tidak kami perbolehkan, kemudian balik dan akan naik Gunung Andong,” kata Widarto, Kamis (1/2) kemarin.

Kendati begitu, jelasnya, ada pengecualian bagi penelitian. Itupun harus membawa surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi) dari Balai Taman Nasional. Terkait tiket masuk pendakian, pada hari biasa sebesar Rp 16.000. Minggu dan libur nasional naik menjadi Rp 18.500. “Untuk pelajar maupun mahasiswa rombongan minimal 10 orang sebesar Rp 11.500. Sedangkan untuk turis mancanegara Rp 150 ribu,” katanya.

Terpisah, Koordinator SAR Kecamatan Getasan, Agus Surolawe mengatakan penutupan tersebut menyusul surat edaran dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu. “Di tutup hingga 28 Februari 2018 mendatang,” ujar Agus.

Di dalam surat tersebut dijelaskan lima jalur pendakian menuju Gunung Merbabu ditutup sementara. Yakni, Jalur Selo (Dusun Genting, Tarubatang), Jalur Suwanting (Dusun Banyuroto), Jalur Cunthel (Dusun Cunthel, Kopeng), Jalur Thekelan (Dusun Thekelan, Batur), dan Jalur Wekas (Dusun Kedakan, Kenalan) resmi ditutup sementara mulai 1 Februari 2018 mendatang. “Penutupan sementara seluruh jalur pendakian bertujuan untuk perbaikan jalur,” katanya.

Sedangkan Kepala Resort Kopeng, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I di Kopeng, Sukidi menegaskan bahwa selama jalur pendakian ditutup untuk perbaikan ekosistem. Hal ini agar tanaman tumbuh dan satwa yang ada tidak terganggu. “Kegiatan positif yang akan dilakukan antara lain bersih-bersih gunung maupun perbaikan jalur.,” kata Sukidi. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Cari Referensi Rancangan Perda tentang RDTRK

Komisi A DPRD Banyumas kemarin melakukan kunjungan kerja ke Komisi A DPRD Wonosobo untuk mencari masukan atau refensi terkait pembahasan rancangan Peraturan Daerah tentang...

Lakoni Laga Tanpa Penonton

SEMARANG – Untuk pertama kalinya tim PSIS Semarang akan menggelar laga kandang res mi di Stadion Citarum Semarang. Tim Mahesa Jenar akan melakoni laga...

Pelaku Ekonomi Kreatif Kesulitan Akses Perbankan

SEMARANG – Pelaku ekonomi kreatif masih kesulitan mendapatkan akses permodalan dari perbankan. Pasalnya, bidang usaha mereka terbilang tidak tampak, tapi bisa dirasakan. “Ekonomi kreatif itu...

ABG Cabuli 7 Anak di Bawah Umur

KAJEN–Lantaran suka menonton film porno melalui ponsel, Ag,16, warga Desa Sinagohprendeng, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, tega mencabuli dan menyetubuhi tujuh anak Sekolah Dasar (SD)...

Boleh Berjualan asal Rapi

SEMARANG – Pedagang Kaki Lima di kawasan Peterongan ditertibkan petugas Satpol PP Kota Semarang, Selasa (21/2) kemarin. Keberadaan sekitar 55 PKL tersebut telah melanggar...

Dosen Ngudi Waluyo Diwajibkan Penelitian Tiap Tahun

UNGARAN – Dosen Universitas Ngudi Waluyo (UNW), wajib melakukan penelitian selama satu tahun sekali. Hal itu dikatakan oleh Rektor UNW, Subyantoro usai mewisuda ratusan...