26 C
Semarang
Senin, 7 Juni 2021

6 Bulan Menetap, Belum Lapor RT

3 Warga Ditangkap Densus 88 Antiteror

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Ageng Nugroho, 30, warga RT 4 RW 5 Desa Binorong Kecamatan Bawang, Banjarnegara sudah 6 bulan mengontrak rumah di Jalan Secang-Temanggung KM 03, Dusun Bengkal, Desa Bengkal RT 05 RW 05 Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung. Rumah yang kemudian dijadikan toko alat tulis, sepatu dan sandal Aneka Grosir tersebut, Kamis (1/2) digerebek Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri. Selain Ageng, Densus juga membawa Zaenal, 38, warga Dusun Bengkal Kidul RT 5 RW 1 Desa Bengkal yang tak lain karyawan Ageng serta Lukman, warga Tegal.

Ketua RW 1 Desa Bengkal Slamet Sugiarto menuturkan, Ageng belum lama ini memang mengelola bisnis toko Aneka Grosir di wilayahnya. Namun hingga saat ini, yang bersangkutan belum pernah melaporkan keberadaannya pada ketua RT dan RW setempat. “Sudah 6 bulan ini membuka usaha di wilayah kami, namun dia (Ageng, red) atau bosnya (Ahmad Yusuf, red) belum pernah kulo nuwun secara resmi ke ketua RT setempat,” ucap Slamet usai penggeledahan di lokasi kejadian, Kamis (1/2).

Slamet menjelaskan, berdasarkan peraturan di RT/RW wilayah tersebut, pendatang baru yang mengontrak rumah atau indekos harus melapor ke pengurus RT setempat untuk didata. “Soal izin dengan warga melalui RT, tidak dilakukan Ageng. Selain itu, Ageng juga tidak pernah mengikuti perkumpulan atau pertemuan acara warga,” jelas Slamet.

Sulistiyowati, 40, warga yang rumahnya yang bersebelahan dengan toko Aneka Grosir mengenal Ageng sebagai orang yang ramah dan sopan. Ia rajin ke masjid setempat untuk beribadah. “Sejauh pengamatan saya, Ageng orangnya rajin beribadah. Setiap azan tiba, dia selalu menyempatkan salat jamaah di masjid,” ucapnya.

Masih menurut Sulistiyowati, Ageng selama ini juga tidak pernah membuat gaduh atau onar dengan tetangga sekitar, dia juga tidak berperilaku atau melaksanakan kegiatan yang aneh atau mencurigakan. Ageng mengontrak rumah kakak Sulistiyowati selama 1 tahun.

Sementara, Zaenal merupakan warga asli Dusun Bengkal Kidul yang bekerja di toko tersebut, juga dikenal masyarakat sebagai orang yang tidak neko-neko. Ia bekerja pada Ageng sebagai tukang antar barang. “Saya bersama warga berharap dan berdoa, semoga Zaenal yang kini dalam pemeriksaan oleh petugas di Mapolres Temanggung tidak terbukti ikut gerakan-gerakan atau aksi terorisme,” harap Huda.

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here