33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Bangunan Cagar Budaya Nyaris Roboh

Milik PT Pelni di Kota Lama

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Salah satu sudut bangunan cagar budaya milik PT Pelni di kawasan Kota Lama Semarang hampir roboh karena sejumlah bata bagian tengah sudah hancur. Untuk menahan bagian atas, sementara waktu bangunan yang berada di jalan Jalan Empu Tantular No 27, Bandarharjo, Semarang Utara ini harus ditopang dengan menggunakan baja.

Kerusakan bangunan yang dulu menjadi kantor NV Bouw Maatschapij, sebuah perusahaan yang bergerak di ekspedisi muatan kapal laut ini kali pertama diketahui oleh satpam setempat pada Minggu (28/1) pagi sekitar pukul 00.20.

Dikatakan oleh satpam yang keberatan ditulis namanya tersebut, saat itu memang sedang hujan deras. ”Namanya bangunan tua Mas, tergerus air ya nggak kuat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain sebagian bata yang mulai runtuh, bagian atas bangunan juga tampak sudah retak. Kondisi ini membuat kantor PT Trisatya Manunggal Sejahtera, kantor operasional jasa kepengurusan transportasi yang berada di bangunan ini terdampak. Kamar mandi di kantor ini temboknya juga sudah mulai hancur. Meskipun cukup mengkhawatirkan, kegiatan kantor yang mengurusi muatan kapal laut ini masih berjalan seperti biasanya.

Aris Banindro, Bagian Pemugaran Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah mengatakan, kerusakan bangunan mencapai 15 persen. Kerusakan ini, kata dia, terjadi akibat adanya proses penggaraman yang disebabkan oleh air hujan. ”Kondisi ini mengakibatkan spesinya jadi keropos. Awalnya, plesternya dulu kemudian spesi kena, dam bangunan juga kena. Istilahnya  akibat kapur,” jelasnya.

”Kalau pakai semen, kapur diikat pakai semen. Tapi kalau ini kan nggak pakai semen, jadi itu yang bikin keropos,”katanya menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pesona Macan Kumbang di Tengah Kebun Teh

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Kabupaten Batang dikenal memiliki banyak air terjun, sehingga pemerintah setempat kini mengklaim dengan sebutan Batang Seribu Curug. Salah satu yang cukup...

Ingin Jadi Humas Pasar Tradisional

PASAR tradisional tidak boleh kalah dengan pasar modern atau supermarket. Prinsip itulah yang dipegang Octa Sakti Sila Ayuningtyas. Sudah 3 tahun ini, Octa mengelola...

Anggaran Siaga Bencana Rp 38 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp 38 miliar untuk penanganan bencana. Hal itu, cukup beralasan mengingat provinsi ini merupakan minimarket bencana...

Mahesa Jenar Tunda Pesta

MEDAN –  PSIS sebenarnya hanya butuh tambahan satu poin untuk mengantongi tiket ke babak 8 Besar Liga 2 2017 dari Grup B. Namun dalam...

Tahun Baru dengan J-20

Oleh: Dahlan Iskan ”Anda telah memasuki zona pertahanan udara kami. Berikan identitas Anda”. Itulah peringatan dari pilot pesawat tempur Tiongkok. Kepada pesawat asing entah jenis apa.Rupanya...

Bagi Tips Mengelola Seni Pertunjukan

RADARSEMARANG.COM, KUDUS - Tokoh seni Butet Kartaredjasa berbagi ilmu mengelola seni pertunjukan dalam ​Workshop Manajemen Produksi Seni Pertunjukan di ​Djarum OASIS Kudus, Minggu (18/2)....