33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

PN Eksekusi 52 Lahan dan Rumah Warga

Another

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL- Pengadilan Negeri (PN) Kendal mengeksekusi 52 lahan di Desa Ngawensari, Kecamatan Ringinarum, kemarin. Hal itu dilakukan setelah tidak ada kesepakatan harga anti rugi lahan tol Semarang-Batang.

Eksekusi dilakukan setelah pemohon Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Tol Semarang-Batang mengajukan pengosongan lahan yang masih dikuasai warga. Tidak ada perlawanan dalam ekseksui tersebut, tapi ratusan aparat keamanan disiapkan di lokasi.

Eksekusi 52 bidang tanah dan bangunan dilakukan dengan alat berat. Dalam hitungan jam, puluhan rumah warga langsung rata dengan tanah. Beberapa rumah warga sudah dikosongkan oleh pemiliknya.

Sedangkan sisa bangunan rumah yang masih bisa dipakai, dipunguti lagi oleh warga untuk dipindahkan ke lokasi yang baru. Meski sudah dibongkar sendiri oleh pemilik, namun sebagian warga meminta ada kenaikan harga ganti rugi yang sudah dititipkan di PN Kendal.

Salah satu warga, Rianah, 47, meminta pemerintah memberikan kebijakan untuk bisa menaikan nilai ganti rugi. Sebab selama ini harga tanah yang sudah dibayarkan dan dititipkan di PN Kendal sebesar Rp 220 ribu permeter.

“Warga sendiri meminta ada kenaikan nilai ganti rugi, karena harga tanah di sekitar sudah mencapai Rp 800 ribu permeternya. Kalau harga sekian, warga dapat apa, untuk beli tanah lagi juga sulit. lalu anak-anak kami nanti tinggal dimana,” keluhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

More Articles Like This

Must Read

Mengapa Niat Puasa Bukan pada Waktu Fajar?

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak Kiai, seperti telah umum berlaku di masyarakat bahwa niat ibadah adalah bersamaan dengan waktu melaksanakan ibadah tersebut. Misalnya niat mengerjakan...

Jatuh dari Sepeda, TKI Asal Demak Tewas di Taiwan

DEMAK - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Dukuh Serkan Kidul, Desa Megonten, Kecamatan Kebonagung dilaporkan tewas setelah terjatuh dari sepeda. Jasad TKI bernama...

BANGUN RUANG TERBUKA HIJAU

Alat berat meratakan tanah di Lapangan Garnisun Jalan Dr Sutomo Kota Semarang, Senin (21/8). Proyek pembangunan lapangan dan ruang terbuka hijau di kawasan Kalisari...

PDAM Perluas Jaringan

UNGARAN –PDAM Kabupaten Semarang melakukan perluasan jaringan ke pelanggan dan meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Perluasan jaringan khusus ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Sebanyak 1.500...

Dewan Meradang, Merasa Disepelekan Bupati

“Komentar bupati terkesan menyepelekan, kami di DPRD juga punya pandangan berkaitan regulasi yang ada,” Joko Widodo, Sekretaris Fraksi DPRD Kabupaten Semarang. “Bupati tidak perlu menanggapi...

Ngotot UMK Sebesar Rp 2.754.865, Aliansi Buruh Wadul Dewan

SEMARANG – Ratusan buruh yang mengatasnakanakan sebagai Aliansi Buruh Kota Semarang mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang untuk melakukan audiensi tentang...