33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Pemkab Demak Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK- Kualitas pendidikan dapat terwujud diantaranya karena faktor kualitas gurunya yang memadai.  Untuk itu, guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) misalnya, tetap menjadi kebutuhan penting untuk memenuhi kualitas pendidikan tersebut.

Bupati Demak HM Natsir mengatakan, agar mutu pendidikan berkualitas, maka kemampuan guru juga harus terus ditingkatkan. Salah satu caranya adalah guru aktif mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Mari kita bentuk kasta baru, yakni kasta manusia pembelajar,” katanya disela kegiatan Workshop Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bidang Pendidikan di Pendopo Kabupaten, Sabtu (27/1). Meski demikian, harapan kualitas pendidikan ini sedikit banyak terbentur dengan kekurangan guru PNS. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Demak, Anjar Gunadi mengatakan, kekurangan jumlah guru PNS menjadi masalah serius. Kondisinya betul betul darurat. Ini juga terjadi di daerah lain. Sebanyak 200 hingga 300 guru PNS pensiun. Hal itu tentu berpengaruh terhadap mutu atau kualitas pendidikan.

Khusus untuk di SD, Demak masih kekurangan sebanyak 1.783 guru PNS. Selain itu, masih terjadi kesenjangan luar biasa antara guru PNS dan wiyata bhakti, baik soal jumlah maupun kesejahteraan. Menurutnya, sudah 6 tahun terakhir tidak ada pengangkatan atau rekruitmen guru PNS. Padahal, yang pensiun terus bermunculan.

Mau tidak mau, untuk mengatasi kekurangan guru PNS ini, pihak sekolah bersama komite mengangkat guru tidak tetap (GTT). Padahal, kata dia, pengangkatan GTT  di sekolah bertabrakan dengan PP Nomor 48 Tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS.

“Dalam PP ini, tidak diperbolehkan mengangkat honorer. Namun, fakta di lapangan, sekolah butuh GTT ini. Karena itu, perlu ada revisi PP 48 itu,” katanya.

Kesejahteraan GTT sendiri di sekolah negeri minim sekali. Sebab, pengangkatan GTT berdasar SK kepala sekolah, bukan Bupati. Jika SK Bupati, sebisa mungkin honor dapat diperjuangkan dari APBD. Tapi, karena SK dari pihak sekolah, maka honor sekadarnya dari sekolah.

Mereka juga sulit dapat sertifikasi. Sebab, syarat dapat sertifikasi adalah  adanya nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). NUPTK pun bisa didapat jika ada SK pengangkatan dari bupati. Dari 3.132 guru PNS tingkat SD, yang sudah bersertifikasi baru 41,14 persen dan 58,96 persen belum bersertifikasi. Anjar berharap, kekurangan guru PNS untuk SD ini segera diatasi pemerintah pusat untuk mengadakan rekruitmen PNS pada 2018 ini.

Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, H Sapon MPd menuturkan, data kekurangan guru terus bergerak. Ini karena banyak memasuki masa pensiun. “Guru PNS terus berkurang. Padahal, anak anak butuh belajar. Untuk itu, sekolah memberanikan diri mengisi guru GTT meski dengan segala risiko,”ujarnya. (hib/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

WI Jateng Gelar Seleksi

SEMARANG - Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jateng akan gelar seleksi atlet di Wisma Wushu Jateng Marina, pada Jumat (6/10). Nantinya, akan dipilih atlet lini...

Gaet Sektor Wisata

SEMARANG – Geliat sektor pariwisata memberikan dampak positif pada berbagai sektor. Termasuk halnya pada bisnis kartu kredit. Perbankan pun menangkap peluang ini dengan gencar...

Tersendat Menjelang Buka Puasa

ARUS lalu lintas di Jalan Pahlawan saat sore hari tersendat dikarenakan banyaknya penjual takjil buka puasa yang merangsek ke tengah jalan. Selain penjual takjil...

Jamin Sembako dan Elpiji Aman

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Menghadapi Lebaran 2018, Pemkab Temanggung menjamin ketersediaan bahan sembako dengan harga standar. Hal itu diungkapkan Asisten Ekbang dan Kesra, Sadwoko Heri...

Layani Digitalisasi Arsip Gratis

SEMARANG – Digitalisasi arsip keluarga dianggap penting sebagai dokumen cadangan apabila arsip asli hilang atau raib karena bencana. Hal tersebut menjadi perhatian Dinas Kearsipan...

Minim Ruang, Andalkan Oudetrap

SEMARANG- Gedung Oudetrap di kawasan Kota Lama saat ini dalam proses penataan ulang dengan total anggran Rp 10 miliar. Rencananya, salah satu cagar budaya...