33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Harga Beras di Atas HET

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Harga beras di pasar-pasar tradisional Kota Magelang masih di atas harge eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Pemkot Magelang bersama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Kedu melakukan operasi pasar di beberapa tempat. Salah satunya, di Pasar Gotong Royong.

Kepala UPT Pasar Gotong Royong Widiyono mengatakan, Bulog menyediakan sekitar 4 ton beras kualitas medium. Masyarakat bisa menebus dengan harga Rp 9.200 atau di bawah HET Rp 9.450 untuk per kilogramnya. “Masyarakat tidak perlu khawatir, karena berasnya layak untuk dikonsumsi,” ujarnya di sela operasi pasar, Senin (29/1).

Hasil dari koordinasi dengan Bulog, operasi pasar akan berlangsung hingga Maret mendatang. Atau dengan catatan harga beras di pasar tersebut masih relatif tinggi. Jika harga sudah stabil, maka operasi pasar dihentikan. “Kami kira, bulan Februari harga beras akan membaik. Sebab, para petani padi sudah mulai panen,” tuturnya.

Kabid Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Sri Rejeki Tentamiarsih mengungkapkan, operasi pasar bertujuan untuk mengendalikan harga. Posisi harga beras kualitas premium saat ini Rp 13.000-13.500 per kilogram. Sedangkan untuk kualitas medium Rp 11.500-12.000 per kilogram. “Untuk HET beras premium Rp 12.800 dan medium Rp 9.450 per kilogramnya. Jika harga di pasar lokal 10 persen di atas HET, maka dilakukan operasi pasar untuk mengendalikannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Eni, 49, warga Tidar Waru, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan merasa terbantu dengan adanya operasi pasar beras. “Kalau selisihnya Rp 2.000-3.000 per kilogramnya sangat terasa. Apalagi kalau seperti saya memasak untuk keluarga besar, jadi kebutuhan berasnya juga banyak,” ujarnya. (put/ton)

Berita sebelumyaBolos, 6 Siswa Diciduk
Berita berikutnyaBentuk 10 Posko Darurat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Senang Menjadi Pencari Solusi

Delapan belas tahun sudah Yuni J. Manicha R meniti karir di dunia perhotelan. Tantangan demi tantangan dihadapi selama menggeluti bidang ini, hingga sampailah ia...

Lantai Atas Pasar Sampangan Mangkrak

SEMARANG - Pasar Sampangan Baru di Jalan Menoreh Raya Semarang telah difungsikan. Namun dari empat lantai yang ada, lantai atas tidak digunakan hingga sekarang...

Hargai Peran Perempuan

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Sekitar 3.000 warga Desa Menggoro Tembarak dan sekitarnya mengikuti kegiatan jalan sehat memperingati Hari Perempuan Internasional 2018 yang digelar DPC Perempuan...

Pilgub, Waspadai Politik Uang

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Praktik politik uang berkedok bantuan kegiatan keagamaan harus diwaspadai pada Pilgub Jateng 2018. “Kita akan mengawasi itu. Salah satunya melalui program Jagongan...

Pengusaha Jamu Berbahaya Diringkus

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Seorang penjual jamu ilegal di Kabupaten Tegal berhasil diringkus oleh petugas gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang, Selasa...

Pesanan Meningkat

RADARSEMARANG.COM - Umami saat menjemur mainan kepala barongsay di depan rumahnya Rabu (7/2) kemarin. Menjelang tahun baru Imlek, sentra pembuatan mainan barongsay di Karangroto...