31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Pasang Behel Cukup Lima Menit, Tarif Rp 500 Ribu

Menelusuri Praktik Pasang Behel di Tukang Gigi

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

“Behel itu mudah, cukup 5 menit. Bahkan anak saya yang berumur 18 tahun bisa melakukannya,”

Nisap Riadi, Bendahara DPW Serikat Tukang Gigi Indonesia (STGI) Jateng

RADARSEMARANG.COM – Tukang gigi maupun salon yang membuka layanan pemasangan behel atau kawat gigi semakin marak. Meski UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran melarang praktik ini dengan ancaman sanksi yang cukup berat, namun hal itu tak membuat pelaku bisnis ini jera. Kenapa?

TULISAN “Pasang Gigi & Behel” terpampang jelas di kaca  depan tempat praktik Fahmi Dental di bilangan Jalan Letjen Suprapto, Sidomulyo, Ungaran Timur. Tempat ini melayani jasa pemasangan gigi palsu, pemasangan behel, dan penggantian karet behel pada gigi.

 Fahmi, 20, pemilik usaha ini mengungkapkan, jika praktik pemasangan gigi dan behel tersebut baru dibuka pada Oktober 2017 lalu. Pembukaan tempat praktik tersebut juga atas bantuan saudaranya, Dias, yang juga membuka praktik serupa di Kota Semarang. “Di sini saya hanya menjalankan usaha dari om saya yang juga buka di Kota Semarang,” ujar Fahmi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (28/1).

Dikatakannya, sejak dibuka pada Oktober 2017 lalu, pengunjung sebagian besar yang datang meminta pemasangan gigi palsu. Usia pasien bervariasi, mulai 40 hingga 50 tahun. Untuk harga yang dipatok setiap pemasangan satu gigi palsu hanya Rp 100 ribu. “Dipasang langsung di sini (tempat praktik),” katanya.

Ia mengakui, kemampuannya dalam memasang gigi palsu didapat dari saudaranya bukan dari dunia akademis. “Diajari om saya (Diaz).  Kemampuannya diperoleh dari orangtuanya dulu turun-temurun,” ujar pria asli Madura ini.

Untuk pemasangan behel, ia patok harga Rp 500 ribu. Selama ini, belum ada pemasangan behel yang datang ke tempat praktiknya itu. Hanya saja, banyak pemakai behel yang datang untuk minta diganti karet di behel mereka.

More articles

  1. Halo para dokter muda masih ingat akan kasus nya anak unnes tersebut , ini hlo yang terjadi fakta di lapangan
    jangan membully orang lain kalau kamu belum lihati kenyataan nya di jalan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...