33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Kebut Cetak, Disdukcapil Terapkan 6 Hari Kerja

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kendal mulai mengebut pencetakan KTP Elektronik (KTP El) bagi warga yang sudah melakukan perekaman. Hal itu menyusul datangnya blanko KTP El sebanyak 7.759 blangko.

“Karena tahun ini akan diselenggarakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng, dimana syarat untuk memilih harus sudah memiliki KTP El atau surat keterangan telah melakukan perekmanan KTP El,” kata Kepala Dispendukcapil Kendal, Bambang Dwiyono, kemarin.

Setiap harinya setidaknya 200-250 warga melakukan perekaman KTP El. Bahkan saking banyaknya perekaman dan warga yang menukar surat keterangan dengan KTP El, Dispendukcapil melakukan percepatan enam hari kerja. “Jadi Sabtu kami tetap melakukan pelayanan,” tandasnya.

Bambang membeber, proses pelayanan sedikit lamban, salah satu faktornya keterbatasan alat dan kurangnya daya listrik. Sehingga saat akan ditambah alat, listrik padam  karena kukarangan daya. Kendala lain, jaringan dari pusat sering terjadi buka tutup. Sehingga sistem sering eror. “Akhirnya banyak yang sudah mengantre namun tidak bisa terlayani,” ujar Bambang

Ia menambahkan jumlah penduduk Kendal yang sudah melakukan perekaman KTP El ada sebanyak 672.199 jiwa. Sementara jumlah penduduk Kendal sendiri yang sudah wajib KTL El ada sebanyak 737.445 jiwa. Sehingga masih 65.326 warga yang belum melakukan perekaman.

Selain perekaman di kantor Dispendukcapil, untuk mempercepat, pihaknya juga telah melakukan jemput bola. Yakni dengan mendatangi sekolah-sekolah dan kantor-kantor desa. untuk menjaring warga usia KTP baru dan warga difabel.

Salah satu  warga  Langenharjo, Kecamatan Kendal, Isnaini, 18, mengaku senang. Akhirnya ia bisa memiliki KTP El setelah melakuan perekaman data Agustus  2017 lalu. “Ya senang bisa mendapatkan KTP El,” katanya.

Hal senada  juga  disampaikan Yulianti, 22,  warga  Weleri Kendal  melakukan perekaman data KTP pada 23 Januari 2018.  “Sekarang mudah, tidak  harus  nunggu berbulan bulan.  Empat hari dari rekaman sekarang KTP sudah  jadi” kata  Yulia. (bud/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pesanan dari Ceko Sampai 100.000 Kaleng

Tempe sering dinilai sebagai makanan kelas bawah. Tapi di tangan seorang pengusaha asal Kabupaten Magelang, tempe naik kelas, bahkan dicari masyarakat internasional. Seperti apa? AGUS...

Buat Jemur Pakaian

Bantaran Sungai Banjir Kanal Barat yang konsepnya untuk wisata air, justru ada yang memanfaatkan untuk menjemur pakaian.

Kenang Sejarah Kampung Sebelum Tenggelam

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Wisata hutan mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, menjadi daya tarik bagi masyarakat. Mereka menghabiskan liburan sekolah diisi dengan wisata pantai....

Hotel Dafam Pekalongan Gelar Kartini Hebat

PEKALONGAN - Setiap perempuan dalam setiap keluarga adalah seorang Kartini. Karena itu, perempuan yang selalu menjaga keseimbangan, menjaga anak dan mendukung suaminya, juga bagian...

Pensiun, Didoakan Jadi Kades

WONOSOBO—Lima anggota Polres Wonosobo memasuki masa purna tugas. Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan memimpin upacara penghormatan di lapangan Mapolres Wonosobo, Rabu (6/12). Kelima polisi yang...

Paceklik, HSNI Bagikan Beras 60 Ton

BATANG – Memasuki bulan Desember yang bersamaan dengan musim badai, membuat nelayan pantura khususnya di Batang mengalami musim paceklik. Untuk mengatasi hal tersebut, Dewan...