33 C
Semarang
Senin, 25 Mei 2020

Denok Kenang 2018 Maju April

Must Read

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Proses pemilihan Denok Kenang Kota Semarang 2018 akan digelar pada bulan April. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang akan menggelar roadshow untuk menjaring peserta.

“Jika tahun 2017, pemilihan digelar bulan Juni, tahun ini dengan berbagai pertimbangan kami majukan pada bulan April. Dengan harapan Denok Kenang 2018 yang terpilih bisa bertugas pada HUT Kota Semarang pada 2 Mei,” terang Kepala Disbudpar Kota Semarang Masdiana Safitri, Minggu (28/1).

Pada ajang kali ini, pihaknya menargetkan 300. Mereka wajib mendaftar secara online ke http:bit.ly/denokkenang2018. Pendaftaran sudah dibuka sejak 8 Januari hingga 29 Maret mendatang.

Syarat utama adalah WNI dan memiliki surat domisili di Kota Semarang serta sudah berusia sekurangnya 17 tahun dan maksimal 25 tahun. Untuk tinggi badan wanita minimal 160 cm, pria 170 cm dan belum menikah.

“Untuk menjaring peserta, kami akan lakukan roadshow ke sekolah-sekolah, kampus dan juga kecamatan. Ini agar warga semua memahami tentang adanya proses pemilihan duta wisata yang kami helat rutin setiap tahun,” pungkasnya.

Nantinya akan disaring menjadi 50 besar untuk berlaga pada malam grand final yang akan dihelat pada 28 April di Hotel Grand Arkenso. Para peserta wajib mengikuti proses audisi yang akan dihelat pada 21 April di DP mal.

“Mereka yang lolos audisi sebanyak 25 pasang akan kami karantina hingga malam grand final sekaligus memberikan pembekalan mengenai kepariwisataan dari tokoh dan pelaku wisata kota ini,” jelasnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This