33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Selesaikan Soal-Soal IPA Berbasis Medsos

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM– PENYELESAIAN Soal-soal pelajaran IPA, baik dalam bentuk soal pemahaman konsep, penerapan konsep, berhitung, analisis ataupun bentuk soal lainnya, kadang membutuhkan waktu yang cukup lama bagi siswa.

Salah satu bentuk soal yang membutuhkan waktu cukup lama berupa soal-soal penerapan konsep, atau soal model perhitungan. Faktor yang mempengaruhinya antara lain, keterbatasan kemampuan masing-masing siswa, keterbatasan waktu pelajaran saat dikelas, banyaknya soal yang perlu diselesaikan. Terbatasnya jam belajar di sekolah membuat siswa kekurangan waktu untuk menyelesaikannya di sekolah.

Perkembangan cepat dunia digital menuntut banyak perubahan dan penyesuaian di semua bidang termasuk pendidikan khususnya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di jenjang SMP. Dengan pesatnya perkembangan alat komunikasi dan teknologi informasi, melalui adanya jejaring media social berbasis internet seperti WhatsApps, BBM, dan facebook, serta alat komunikasi lainnya, sangat mudah diakses para siswa untuk mengetahui semua informasi yang sedang berkembang saa tini, dimana saja, dan kapan saja.

Manfaat media social selain sebagai alat komunikasi informasi juga bisa difungsikan sebagai alat bantu dalam menyelesaikan soal-soal pelajaran IPA saat siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal IPA, dengan cara diskusi melalui grup kelas ataupun grup mata pelajaran IPA. Melalui grup kelas ataupun grup mata pelajaran IPA siswa dapat berkomunikasi dalam menyelesaikan soal-soal IPA. Siswa dapat bertanya kesulitan belajarnya pada mata pelajaran IPA dengan teman sekelasnya, ataupun guru pengampu mata pelajaran IPA.

Pada saat diskusi soal-soal mata pelajaran IPA, siswa dapat menuliskan soal-soal tertentu mata pelajaran IPA yang dianggap sulit penyelesaiannya dalam bentuk chat pada grup WhatsApps. Diharapkan anggota grup atau teman-teman yang sudah dapat menyelesaikan soa ltersebut dapat membantu menuliskan solusinya, dengan cara menuliskan tahapan-tahapan penyelesaian soal-soal mata pelajaran IPA.

Ketika penyelesaian soal-soal penerapan konsep, salah satunya dalam bentuk soal hitungan, siswa dapat membantu siswa lain dengan menuliskan tahapan-tahapan penyelesaian, misalnya menuliskan besaran apa saja yang diketahui dan ditanyakan dalam soal, kemudian mengingatkan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut. Siswa yang lain juga bisa menambahkan bantuannya dengan memberikan informasi lambing atau simbol yang digunakan dalam menyelesaikan soal-soal mata pelajaran IPA tersebut.

Kemudian siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal mata pelajaran IPA dapat mencoba menyelesaikan soal tersebut secara mandiri lebih dahulu. Diharapkan siswa dapat mengatasi kesulitan menyelesaikan soal-soal mata pelajaran IPA tersebut, dengan adanya bantuan dari beberapa teman.

Siswa yang kesulitan menyelesaikan soal-soal mata pelajaran IPA tersebut juga dapat mencocokan jawaban akhir soal-soal IPA dengan teman-temannya. Apabila sudah mencoba menyelesaikan soal-soal tersebut secara mandiri, akan tetapi siswa tersebut masih saja kesulitan dalam menyelesaikannya, mungkin ada teman lain yang membantu. Bentuk bantuan dengan memberikan panduan tahapan lagi, dimulai dari awal penyelesaian soal-soal IPA.

Tahapan yang pertama, siswa yang kesulitan menyelesaikan soal–soal IPA tersebut dapat menuliskan kembali soal IPA dan jawabannya atau penyelesaian soalnya dalam bentuk chat yang dishare dalam grup WhatsApps, setelah terbaca anggota grup, teman-teman yang mampu menyelesaikans oal-soal IPA tersebut diharapkan dapat membantu mengkoreksi jawaban atau penyelesaian soalnya terlebih dahulu. Setelah membaca, melihat, dan mengoreksi jawaban atau penyelesaian soal-soal IPA, diharapkan menemukan letak kesalahan dalam penyelesaian soal-soal IPA tersebut. Teman–teman yang mampu menyelesaikan soal-soal IPA tersebu tdapat langsung membantu menemukan dimana letak kesalahan atau kekeliruan dalam penyelesaian soal-soal IPA tersebut, dengan cara menginformasikan letak kesalahanp enyelesaiannya kepada siswa yang kesulitan menyelesaikan soal-soal IPA tersebut.

Setelah mengoreksi ulang jawaban atau penyelesaiannya dan merevisinya, siswa dapat menuliskan kembali penyelesaian soal-soal IPA tersebut dalambentuk chat yang dishare dalam grup WhatsApps. Teman–teman yang mampu menyelesaikan soal-soal IPA tersebut dapat kembali membaca, mengoreksi pekerjaan siswa yang kesulitan menyelesaikans oal IPA tersebut kembali. Apabila penyelesaiannya sudah benar maka siswa yang mampu tersebut dapat menginformasikan bahwa jawaban atau penyelesaiannya sudah benar, dan memberikan reward berupa symbol atau gambar emotion dalam aplikasi WhatsApps berupa gambar jempol, tepuk tangan, ataupun angka 100. Ada juga teman yang memberikan komentar semangat, dengan gambar emotion lengan tangan, dan menuliskan perbanyak latihan soal-soal IPA. (tj3/bas)

Guru SMP Negeri 17  Semarang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jumlah Nomor dan Peserta Lebih Banyak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ajang Kejurnas Wushu Piala Rektor Unnes III tahun 2018 yang digelar mulai Kamis (10/5) hingga Minggu (13/5) di Auditorium Universitas Negeri...

Terkendala Tiang, Jembatan Tak Berfungsi Maksimal

SEMARANG - Pembangunan Jembatan Kemadu, Jalan Wadaslintang – Selokromo, Wonosobo sudah rampung akhir 2016 lalu. Namun, sampai saat ini jembatan yang dibangun dengan anggaran...

Ojek Online Mudahkan Warga

KEBERADAAN ojek online yang saat ini dipersoalkan oleh awak angkutan umum, justru dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Warga merasa terbantu dengan keberadaan ojek online. Satu...

Tak Kapok Terkepung Bentrok

MENONTON Langsung pertandingan sepak bola di Stadion bagi sebagian perempuan dianggap hal yang cukup asing. Namun tidak bagi Elsa Putri Damayanti, Stadion baginya seperti...

Puluhan Kapal Rusak Dihantam Ombak

RADARSEMARANG.COM, KAJEN- Sebagian besar nelayan di Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, dua minggu terakhir ini resah. Mereka tidak berani melaut karena ombak besar. Banyak kapal...

Menang, Tapi Belum Bikin Tenang

KENDAL – Meski berhasil menang 1-0, namun penampilan tim PSIS Semarang dalam laga uji coba versus Persik Kendal di Stadion Utama Kebondalem Kendal Sore...