26 C
Semarang
Kamis, 10 Juni 2021

KPU Batasi Jumlah Medsos Paslon

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan membatasi jumlah akun media sosial (medsos) yag boleh dimiliki oleh tim kampanye pasangan calon pemimpin daerah dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018.

Hal ini, guna memudahkan KPU dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas kampanye yang dilakukan di medsos.“Akun kampanye harus terverifikasi dan terdaftar dulu oleh KPU setempat. Itu termasuk struktur kepengurusan akun, missal siapa adminnya atau tim penghubungnya,” ungkap Kepala Biro Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU RI Nur Syarifah, di kantor KPU Jateng, Sabtu (27/1).

Bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Sudirman Said dan Ida Fauziah mendaftar sebagai cagub-cawagub Jateng untuk Pilkada 2018 dan diusung oleh Partai Gerindra, PKB, PKS, dan PAN di Kantor KPU Jateng, Semarang, Rabu (10/1).

Lebih lanjut Syarifah menjelaskan, nantinya akan ada ketentuan-ketentuan untuk jumlah akun yang bisa didaftarkan dan digunakan untuk berkampanye, yakni paling banyak tiga.“Bisa dua di Facebook, satu di Twitter atau Instagram. Terserah, yang penting cukup tiga akun,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah meminta KPU di masing-masing daerah untuk membentuk tim pengawasan akun medsos. Langkah itu, sambungnya, sengaja diambil guna mengawasi dan memantau konten kampanye yang ada di medsos, apakah ada unsur pelanggaran kampanye atau tidak.

“Nah batasan kontennya itu antara lain tidak menyoal pada dasar-dasar negara, ada Pancasila, UUD, kemudian menggunakan simbol-simbol kenegaraan, isu SARA, identitas,” pungkasnya.

Apabila diketahui isi postingan melanggar ketentuan, lanjut Nur Fauziah, maka akan segera dilakukan penindakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). (tsa/bas)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here