33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Wajib Gunakan Nontunai

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Mulai tahun ini, Pemprov Jateng memberlakukan transaksi nontunai untuk semua keuangan daerah. Sudah tidak ada lagi transaksi menggunakan tunai agar laporan surat pertanggungjawaban (SPJ) bisa real time. Selain itu juga untuk meminimalisasi risiko penyelewengan. Transaksi nontunai ini juga sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) yang telah mencanangkan Gerakan Nasional NonTunai (GNNT) pada 2014 lalu.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng Soemarno menjelaskan, aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Jateng Nomor 910/1430/2017 tentang Transaksi Nontunai yang diundangkan November 2017. Instruksi gubernur tersebut menjadi pijakan hukum dalam pelaksanaan berbagai transaksi keuangan nontunai. “Khususnya transaksi yang menggunakan dana APBD,” tegasnya, Jumat (26/1).

Pemprov telah menggandeng sejumlah pihak untuk pelaksanaan transaksi nontunai. Yakni dengan Bank Jateng sebagai penyedia layanan cash management system (CMS). Seluruh transaksi keuangan yang bersumber dari APBD Jateng akan menggunakan sistem pemindahbukuan antar rekening, khususnya rekening Bank Jateng. Termasuk, pembayaran honor para pegawai non-PNS di seluruh SKPD, serta pembayaran kepada para penyedia barang atau jasa dengan nilai Rp 10 juta keatas.

“Para rekanan (penyedia barang/jasa) diimbau membuka rekening di Bank Jateng untuk memudahkan proses transaksi sekaligus membantu pengembangan Bank Jateng,” paparnya.

Bank Jateng juga telah menyediakan berbagai layanan untuk mendukung pelaksanaan transaksi nontunai seluruh SKPD Provinsi Jateng. Diantaranya penyediaan alat electronic data capture (EDC) yang berfungsi sebagai ATM mini bagi para Bendahara SKPD, KiosK, dan Government Internet Banking.

Menurutnya, dari sisi penerimaan kas atau keuangan daerah, transaksi nontunai digadang-gadang mampu mempermudah pelayanan. Transaksi ini diharapkan juga dapat memberikan dampak positif bagi manajemen belanja daerah. “Dari sisi belanja, harapannya adalah adanya pencatatan transaksi secara real time sesuai SPJ, sehingga pencatatannya lebih akurat,” bebernya.

Dijelaskan, tujuan utama aturan ini adalah untuk meminimalisasi adanya penyalahgunaan dana akibat transaksi tunai yang mempertemukan bendahara dengan pihak penyedia jasa. Ketentuan ini telah diberlakukan sejak 1 Januari 2018 untuk semua SKPD, baik dana yang keluar ataupun yang masuk.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informastika (Diskominfo) Jateng, Dadang Somantri mengingatkan, agar dalam melaksanakan prosesnya dilakukan secara hati-hati dan teliti sesuai prosedur. Sebab, tidak ada opsi pembatalan apabila terjadi kesalahan transaksi.

Dadang juga berharap digitalisasi dan otomatisasi proses transaksi dapat menekan penggunaan dokumen dalam bentuk kertas. “Kalau sudah otomatisasi ya sudahlah jangan pakai model kertas-kertas yang banyak dan berlembar-lembar lagi. Ini kan sesuai dengan apa yang dulu disampaikan Pak Gub agar kita mengurangi penggunaan kertas dengan memanfaatkan teknologi,” tegasnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ganti Speed Gear, Tarikan Kencang

Toyota Corolla DX kini menjadi buruan para modifikator dan pencinta mobil tua. Pasalnya mobil ini memiliki bentuk yang minimalis dengan gaya retro klasik yang...

Teladani Perjuangan Bambang Soegeng

TEMANGGUNG—Bupati Temanggung Bambang Sukarno dan sejumlah pejabat forum komunikasi pimpinan daerah, Jumat (10/11) kemarin, melakukan tabur bunga di makam Mayjen Anumerta Bambang Soegeng. Sebelum tabur...

Tip dan Trik Pembelajaran Matematika Menjadi Asyik

RADARSEMARANG.COM - Banyak orang atau siswa beranggapan pelajaran matematika sangat sulit. Apalagi jika guru matematika tersebut terlihat judes dan galak, siswa akan merasa ketakutan....

One Day Tour Sinergikan Pariwisata Magelang

 MUNGKID-- Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang rutin menggelar kegiatan one day tour di sejumlah objek wisata di wilayahnya. Melalui program ini diharapkan...

Wajib Periksa Tenggorokan dan Mulut sebelum “Bekerja”

RADARSEMARANG.COM - Para penghuni lokalisasi Argorejo, Kalibanteng Kulon, Semarang kembali “bekerja” setelah libur panjang puasa Ramadan dan lebaran. Sebelum bekerja melayani tamu, para pekerja...

Pembuat Motor Itu Bukan Pekerja Bengkel, melainkan Seniman

ANAK-anak muda ini punya cara tersendiri membuat orang menggandrungi motor custom. Mereka tak sekadar mengutak-atik motor, tapi juga menggairahkannya lewat gerakan. Bikin semacam museum...