33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Lepas Kepiting Hasil Sitaan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MANGUNHARJO – Sebanyak 94 ekor kepiting undersize (berat dibawah rata-rata) asal Kalimantan, dilepasliarkan di kawasan konservasi mangrove Mangunharjo Mangkang Semarang.  Kepiting tersebut hasil sitaan di Bandara Adisucipto Yogyakarta pada 2 Januari lalu.

Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang Raden Gatot Perdana menjelaskan, membawa kepiting undersize tersebut melanggar Permen KP No 56 tahun 2016. Dalam regulasi tersebut menyatakan bahwa kepiting yang dilalu lintaskan harus memiliki berat diatas 200 gram dan tidak bertelur.

“Kegiatan ini sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kepiting yang bertelur atau berat di bawah 200 gram tidak boleh dieksploitasi karena tidak memenuhi standart konsumsi,” ungkapnya disela-sela acara, Kamis (25/1).

Selain pelepasliaran lanjut Gatot, juga dilakuan penanaman mangrove. Diharapkan dengan penanaman tersebut memberikan manfaat dan pengembangan bagi ekosistem di kawasan pesisir .

Sementara itu, salah satu anggota kelompok pengawas masyarakat (Pokmaswas) Mangunharjo Feri Agung, menyambut baik pelepasliaran dan penanaman mangrove d ikawasan tersebut.

” Warga sendiri juga telah mengetahui kepiting yang boleh di ambil untuk budidaya atau dikonsumsi. Sosialisasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar kepting tidak sulit didapat,” tandasnya. (dit/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tewas karena Konflik Dua Desa

JawaPos.com – Hoax yang berbau pemilu masih saja menyebar. Contohnya yang dibagikan pemilik akun Faceboook Daeng Marewa (fb.com/daeng.marewa.9849) Minggu (5/5). Dia menginformasikan adanya saksi dari...

Kontribusi Bruno Disorot

RADARSEMARANG.COM - BOMBER PSIS asal Brasil, Bruno Silva saat ini jadi sorotan. Bukan karena performanya yang gemilang, justru sebaliknya pemain yang kemarin (14/4) berulangtahun...

Dua Kali Gagal, Sehari Konsumsi 10 Butir Telur

MENGIKUTI program bayi tabung merupakan satu-satunya jalan yang harus ditempuh pasangan Bambang Hermawan, 38, dan Retnowati, 38, warga Banyumanik Semarang. Pasalnya, saat itu saluran...

Manfaatkan Teknologi Percepat Pertumbunan Ekonomi

SEMARANG - Berkembangnya teknologi saat ini, ternyata bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) berusaha mengajak ratusan mahasiswa dari...

Jatuh dari Sepeda, TKI Asal Demak Tewas di Taiwan

DEMAK - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Dukuh Serkan Kidul, Desa Megonten, Kecamatan Kebonagung dilaporkan tewas setelah terjatuh dari sepeda. Jasad TKI bernama...

Prita Yusita, Bidan di Salatiga yang Gencar Kampanyekan Persalinan Alami

Terinspirasi dari Robin Lim yang memopulerkan persalinan secara alami. Prita Yusita, seorang bidan yang berdomisili di Salatiga termotivasi untuk mengedukasi perempuan bahwa proses persalinan...