33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Jangan Asal Unggah Informasi di Medsos

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG–Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Temanggung, Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Temanggung menyepakati membentuk Sentra Penegakan Hukum Terpada (Gakkumdu). Keberadaan Gakhumdu untuk mengantisipasi pelanggaran yang terjadi dalam proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018.

“Ketika ada laporan atau permasalahan yang timbul selama pelaksanaan Pilkada masuk dalam pelanggaran pidana maka akan dibahas di sentra Gakkumdu ini,” kata Ketua Panwaskab Temanggung Sam Ferry Baehaki usai penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Sentra Gakkumdu di Aula Kantor Panwaskab Temanggung, Jumat (26/1).

Ia mengatakan, Gakkumdu bertujuan untuk membangun kebersamaan dalam pola penanganan pelanggaran pidana pemilu antara lembaga yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu. Sehingga nantinya menjadi modal kuat dalam menghadapi Pemilu nanti.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo meminta kepada masyarakat untuk bijaksana menggunakan atau memanfaatkan media sosial (medsos), sehingga informasi yang belum pasti kebenarannya tidak serta langsung disebarkan ke masyarakat. Ia mencontohkan, permasalahan pengrusakan media sosialisasi pasangan calon bupati dan wakil bupati diunggah ke semua media sosial yang ada. Tindakan ini menyebabkan masyarakat yang awalnya tidak tahu menahu, berubah pikiran dan menganggap bahwa permasalahan itu menjadi sangat genting.

“Akhirnya jadi saling membalas, padahal tidak tahu menahu siapa yang bersalah dan siapa yang berniat. Segala kemungkinan bisa terjadi, semua orang bisa melakukan hal itu. Oleh karena itu harus benar-benar bijak dalam memanfaatkan media sosial, agar masyarakat tidak mudah terpancing,” pintanya.

Wiyono melanjutkan, siapapun yang menemukan ada media sosialisasi paslon yang dirusak bisa disampaikan ke pihak yang berwenang, misalkan Panwaslu desa, kecamatan atau kabupaten agar segera ditindaklanjuti. “Misalnya oleh parpol sendiri diperbaiki atau dari parpol dan simpatisan ikut berpatroli. Namun, jika menemukan orang-orang berniat jelek diamankan, jangan main hakim sendiri dan langsung dilaporkan ke Panwas nanti dari situ akan masuk ke Gakkumdu,” terangnya. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tertarik Resep Program Bedah Rumah

DELISERDANG-Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang dalam merealisasikan program bedah rumah, menarik perhatian Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Batang saat melakukan kunjungan kerja hari kedua...

BPR Arto Moro Bagikan Nasi Bungkus

BPR Arto Moro Semarang, Minggu (12/11) lalu, menggelar aksi sosial. Yakni, bagi-bagi nasi bungkus kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang dipimpin oleh Direktur BPR...

2 Orang Gosong Kesetrum Listrik

DEMAK- Dua warga tersetrum listrik tegangan tinggi. Yaitu, Wakijan, 35, warga Dukuh Daleman RT 3 RW 4 Desa Batursari, Kecamatan Mranggen. Korban menderita luka...

Kunjungan Uber

DIAN Safitri, Head of Communication Uber saat berkunjung ke redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (18/5). Kedatangannya  diterima Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul...

Melatih Diri Lebih Sigap

RADARSEMARANG.COM - KESIGAPAN menjadi salah satu modal utama seorang sekretaris dalam melaksanakan tugas keseharian, terlebih di tengah padatnya aktivitas. Seperti yang dialami Sekretaris Unit...

BPCB Jateng Teliti Temuan Botol Kuno

PURWOREJO—Sebanyak 54 botol keramik antik ditemukan di Puskesmas Kutoarjo, Selasa (5/12). Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah akan meneliti untuk menentukan apakah botol...